Mengawali Tahun Ajaran 2025–2026, Yayasan Yohanes Gabriel Perwakilan Bojonegoro–Tuban menyelenggarakan pelatihan KKA (Koding dan Kecerdasan Artifisial) bagi seluruh guru dan karyawan dari unit-unit pendidikan di bawah naungannya.
Kegiatan ini melibatkan KB & TK Katolik Santo Petrus, SD Katolik Santo Petrus, SMP Katolik Ronggolawe, SMP Katolik Tarsisius, dan SMA Katolik Slamet Riyadi.
Pelatihan dilaksanakan pada Sabtu, 18 Juli 2025, bertempat di Balai Paroki Yohanes Gabriel Tuban. Pemilihan hari Sabtu bukan tanpa alasan: hari ini memang dikhususkan bagi para guru dan karyawan untuk meningkatkan kapasitas diri.
Baca Juga:
Sabtu menjadi momen strategis untuk mengisi “gelas kosong” dengan ilmu dan wawasan baru, agar semakin siap menghadapi tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang.
Dalam Misa Ekaristi Pembukaan Tahun Pelajaran Baru 2025–2026, Romo Made, selaku Branch Manager Yohanes Gabriel, menyampaikan pesan inspiratif:
“Pendidikan adalah jendela pengetahuan, maka belajarlah. Jadikan ruang-ruang kelas sebagai surga agar para murid dan guru merasa nyaman dalam proses belajar.” (Jumat, 17 Juli 2025)
Pesan ini menjadi dasar yang tepat bagi seluruh pendidik untuk terus belajar dan beradaptasi, terlebih dengan kemajuan teknologi seperti AI (Artificial Intelligence) yang kini semakin relevan dalam dunia pendidikan.
Pelatihan KKA kali ini menghadirkan Ikhwan Fahrudin, S.Pd., Trainer KKA dari Kemendikdasmen sekaligus Ketua IGI (Ikatan Guru Indonesia) Kabupaten Tuban. Materi pelatihan mencakup pemahaman dan implementasi teknologi AI dalam pembelajaran, mulai dari perancangan perangkat ajar berbasis AI, pengembangan materi yang adaptif dan responsif sesuai kebutuhan generasi Z, hingga pemanfaatan AI untuk menciptakan proses belajar yang lebih mindful, meaningful, dan joyful.
Pelatihan ini menjadi langkah nyata Yayasan Yohanes Gabriel untuk mendorong pendidik menjadi lebih kreatif dan inovatif dalam merancang pembelajaran. Harapannya, guru dan karyawan dapat memanfaatkan AI sebagai alat bantu dalam kegiatan belajar-mengajar, sehingga mampu mencetak lulusan dengan Profil 8 Dimensi yang dicita-citakan.
Tuban, 18 Juli 2025
- Penulis: Andriana Tanti
- Guru SD Katolik Santo Petrus Tuban, Pengurus IGI Kabupaten Tuban
















