Beranda Jakarta – Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Ratna Juwita Sari, menegaskan konsistensi partainya dalam mendorong transisi energi di Indonesia.
Dalam momentum menjelang Hari Lahir ke-27 PKB yang jatuh pada 23 Juli, Ratna menyebut PKB adalah partai politik yang sejak 2005 telah menyatakan diri sebagai green party.
“Ini bukan cuma simbolik. Sejak awal, PKB punya visi jangka panjang untuk mencegah kerusakan lingkungan dan membangun ketahanan bumi,” kata Ratna dalam keterangan tertulis, Senin (28/7/2025).
Baca Juga:
Menurut Ratna, transisi energi dari fosil ke energi terbarukan adalah keniscayaan. Ketergantungan pada energi fosil, ujarnya, tidak hanya menyumbang emisi karbon, tetapi juga berdampak langsung terhadap stabilitas ekonomi dan politik nasional.
“Perang Rusia-Ukraina dan konflik Israel-Iran adalah contoh bagaimana krisis global bisa memicu lonjakan harga BBM di Indonesia. Kita harus kurangi ketergantungan itu,” tegas politisi asal Dapil Jatim XII (Tuban dan Bojonegoro) ini.
Ratna menyebut, Fraksi PKB DPR RI aktif menggagas dan mendorong lahirnya regulasi hijau sebagai bagian dari solusi jangka panjang. Sejumlah RUU yang tengah diperjuangkan PKB antara lain RUU Energi Baru dan Terbarukan, RUU Pengelolaan Perubahan Iklim, hingga RUU Ketenaganukliran.
“Fraksi PKB ingin Indonesia punya pijakan hukum yang kuat untuk transisi energi. Ini bukan cuma soal ekonomi, tapi juga soal keadilan ekologis,” tambahnya.
Ratna juga menilai pemerintah perlu memperkuat insentif untuk pengembangan energi hijau. Skema fiskal, pembebasan pajak, hingga subsidi barang dan jasa ramah lingkungan menurutnya perlu digalakkan.
“Kita punya biomassa, gas biogenik, tenaga angin, tenaga surya. Yang dibutuhkan tinggal eksekusi yang serius dari pemerintah,” tegasnya lagi.
Menjelang usianya yang ke-27, PKB disebut akan semakin aktif mengkampanyekan transisi energi. Dengan jumlah kursi DPR yang lebih besar di periode ini, Ratna optimistis PKB mampu mempercepat perubahan.
“Ini adalah perang melawan krisis iklim. Kita tidak bisa lagi menggunakan pendekatan business as usual. Fraksi PKB akan all out memperjuangkan regulasi hijau demi masa depan Indonesia,” tutupnya. (*)
















