Jangan Sampai Ada Lagi Rakyat Jadi Korban Aksi

Editor

Berita

Miyadi menegaskan pentingnya pendekatan humanis dan persuasif oleh aparat keamanan saat mengawal aspirasi rakyat. (Foto/Dok.PKB)

Beranda Tuban – DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Tuban menggelar doa bersama dan salat gaib untuk mendoakan almarhum Affan Kurniawan, pengemudi ojek online (ojol) yang meninggal dunia dalam aksi unjuk rasa di Jakarta.

Acara yang berlangsung pada Minggu (31/8/2025) ini juga diisi dengan doa untuk keselamatan bangsa, bertempat di kantor DPC PKB Tuban.

Salat gaib dipimpin langsung oleh pengurus cabang dan diikuti oleh jajaran pengurus DPC, DPAC, serta anggota Fraksi PKB DPRD Tuban.

Suasana haru dan khidmat terasa saat seluruh peserta memanjatkan doa untuk almarhum dan kondisi bangsa Indonesia saat ini.

Ketua DPC PKB Tuban, H. Miyadi, menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya Affan. Ia menilai insiden tersebut sebagai bentuk keprihatinan bersama terhadap situasi demokrasi dan penegakan hak asasi manusia di Tanah Air.

“Kami keluarga besar PKB Tuban ikut berduka sedalam-dalamnya. Insiden yang menimpa Affan bukan hanya duka keluarga, tapi juga duka bangsa. Negara harus hadir memberikan keadilan,” ujar Miyadi yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Tuban.

Dalam sambutannya, Miyadi menegaskan pentingnya pendekatan humanis dan persuasif oleh aparat keamanan saat mengawal aspirasi rakyat.

Ia menekankan bahwa aksi demonstrasi adalah bagian dari hak konstitusional warga negara yang tidak boleh dibungkam dengan kekerasan.

“Demonstrasi itu hak rakyat. Mengawal aspirasi harusnya dengan dialog, bukan tindakan represif. Kita tidak ingin lagi ada korban, apalagi dari rakyat kecil,” tegasnya.

Ia juga mendesak pemerintah pusat untuk menindaklanjuti kasus ini secara serius dan transparan. Menurutnya, penegakan hukum yang adil akan menjadi bentuk penghormatan terakhir bagi almarhum Affan sekaligus mencegah terulangnya kejadian serupa.

“Negara tidak boleh abai. Keadilan untuk almarhum dan keluarganya harus ditegakkan. Ini bukan sekadar tragedi personal, tapi cermin kondisi demokrasi kita,” imbuhnya.

Selain agenda doa bersama dan salat gaib, kegiatan juga dirangkai dengan rapat koordinasi internal DPC PKB Tuban.

Para pengurus membahas sejumlah agenda strategis, termasuk konsolidasi organisasi, respons terhadap dinamika politik nasional, dan penguatan peran PKB dalam memperjuangkan isu-isu kerakyatan di daerah.

Acara ditutup dengan seruan moral agar pemerintah menunjukkan empati dan tanggung jawab terhadap kasus-kasus yang menyangkut rakyat kecil.(*)

Terpopuler

Pengendara Honda Vario Tewas Usai Jatuh Menghindari Jalan Rusak di Tuban

Editor

Beranda Tuban – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di wilayah hukum Polres Tuban pada hari Jumat pagi, 01 Agustus 2025. ...

Curi Diesel Traktor di Persawahan Tuban, Pelaku Jual Barang Curian Lewat Facebook, 2 DPO Diburu

Editor

Beranda Tuban – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tuban berhasil mengamankan pelaku pencurian diesel traktor di area persawahan Desa Tengger, ...

Kasus Penipuan Pelunasan Hutang Fiktif dengan SBKKN BRI Tuban, Polisi Tetapkan Dua Tersangka

Editor

Beranda Tuban – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tuban melalui Unit Tindak Pidana Ekonomi mengungkap kasus penipuan berkedok program pelunasan ...

Parenting KB-RA Muslimat NU Salafiyah Merakurak Tuban: Kolaborasi Sekolah dan Orang Tua Lindungi Generasi Emas dari Zat Adiktif

Editor

Beranda Tuban – KB-RA Muslimat NU Salafiyah Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban menggelar kegiatan parenting yang bertujuan untuk memberikan edukasi bagi ...

Rotasi Besar di Pemkab Tuban, 8 Pejabat Tinggi Dilantik Mas Lindra Hari Ini

Editor

Beranda Tuban – Suasana Pendapa Kridha Manunggal, Kamis (31 Juli 2025), terasa khidmat saat Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, memimpin ...

Kecelakaan Maut di Rengel Tuban, Pengendara Asal Bojonegoro Meninggal di Puskesmas

Editor

Beranda Tuban – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi pada Rabu pagi sekitar pukul 06.45 WIB di Jalan Pakah-Soko, Desa Maibit, ...

Tinggalkan komentar