Nasib Honorer Tak Lolos PPPK Paruh Waktu di Tuban, Pemkab Siapkan Skema Alih Daya

Editor

Berita

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tuban, Dr. Ir. Budi Wiyana, M.Si., menyampaikan bahwa penataan tenaga Non-PNS dilakukan sesuai arahan Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, SE., dengan menekankan aspek kesejahteraan pegawai. (Foto/dok. Media Center)

Beranda Tuban – Nasib tenaga honorer di Kabupaten Tuban yang tak lolos seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu kini mulai menemukan titik terang. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban menegaskan komitmennya untuk tetap memperjuangkan para pegawai Non-PNS agar tidak kehilangan mata pencaharian.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tuban, Dr. Ir. Budi Wiyana, M.Si., menyampaikan bahwa penataan tenaga Non-PNS dilakukan sesuai arahan Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, SE., dengan menekankan aspek kesejahteraan pegawai.

“Penataan ini dilakukan secara bertahap dan sesuai regulasi. Tidak ada pemutusan kerja untuk pegawai Non-PNS yang telah lama berkontribusi,” kata Budi saat dikonfirmasi, Senin (15/9/2025).

Budi menjelaskan, saat ini sebanyak 712 tenaga Non-PNS yang terdaftar di database Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI telah mengikuti proses seleksi PPPK Paruh Waktu dan kini sedang dalam tahap pemberkasan.

Namun, tidak semua honorer bernasib sama. Tenaga Non-PNS yang tidak terdata di BKN dan tidak lolos seleksi PPPK Paruh Waktu akan dialihkan ke skema alih daya melalui kerja sama dengan BLUD, BUMD, atau pihak ketiga.

“Untuk mereka yang belum masuk data BKN, kami akan lakukan penataan ulang. Tidak serta-merta diberhentikan. Skemanya nanti akan disesuaikan dengan regulasi dan kemampuan anggaran,” tegas Budi.

Budi menambahkan bahwa proses transisi menuju skema alih daya ini memerlukan waktu, penganggaran yang matang, dan tahapan yang mengikuti aturan perundangan. Oleh karena itu, ia meminta para pegawai bersabar mengikuti proses yang sedang berjalan.

Penataan ini merujuk pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). Manajemen ASN, termasuk Non-PNS, dilakukan dengan mempertimbangkan kinerja, beban kerja, dan kompetensi pegawai.

“Monitoring dan evaluasi dilakukan secara berkala, tidak hanya untuk PNS dan PPPK, tapi juga untuk pegawai paruh waktu dan tenaga alih daya nantinya,” jelas Budi.

Sekda juga mengungkapkan bahwa mekanisme penataan Non-PNS di tiap daerah berbeda-beda. Hal ini dipengaruhi oleh arah kebijakan pimpinan daerah, kapasitas anggaran, dan kebutuhan organisasi.

Ia mengimbau seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Tuban untuk aktif menyosialisasikan proses penataan ini kepada pegawai, agar tidak muncul kegelisahan akibat informasi yang tidak utuh.

“Kami harap OPD bisa jadi jembatan komunikasi yang baik, agar tidak terjadi miskomunikasi yang justru membuat suasana kerja tidak kondusif,” pungkasnya. (*)

Terpopuler

Pengendara Honda Vario Tewas Usai Jatuh Menghindari Jalan Rusak di Tuban

Editor

Beranda Tuban – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di wilayah hukum Polres Tuban pada hari Jumat pagi, 01 Agustus 2025. ...

Curi Diesel Traktor di Persawahan Tuban, Pelaku Jual Barang Curian Lewat Facebook, 2 DPO Diburu

Editor

Beranda Tuban – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tuban berhasil mengamankan pelaku pencurian diesel traktor di area persawahan Desa Tengger, ...

Kasus Penipuan Pelunasan Hutang Fiktif dengan SBKKN BRI Tuban, Polisi Tetapkan Dua Tersangka

Editor

Beranda Tuban – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tuban melalui Unit Tindak Pidana Ekonomi mengungkap kasus penipuan berkedok program pelunasan ...

Parenting KB-RA Muslimat NU Salafiyah Merakurak Tuban: Kolaborasi Sekolah dan Orang Tua Lindungi Generasi Emas dari Zat Adiktif

Editor

Beranda Tuban – KB-RA Muslimat NU Salafiyah Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban menggelar kegiatan parenting yang bertujuan untuk memberikan edukasi bagi ...

Rotasi Besar di Pemkab Tuban, 8 Pejabat Tinggi Dilantik Mas Lindra Hari Ini

Editor

Beranda Tuban – Suasana Pendapa Kridha Manunggal, Kamis (31 Juli 2025), terasa khidmat saat Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, memimpin ...

Kecelakaan Maut di Rengel Tuban, Pengendara Asal Bojonegoro Meninggal di Puskesmas

Editor

Beranda Tuban – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi pada Rabu pagi sekitar pukul 06.45 WIB di Jalan Pakah-Soko, Desa Maibit, ...

Tinggalkan komentar