Beranda Tuban – PT Trans-Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan.
Kali ini, TPPI menerima kunjungan industri dari mahasiswa Program Studi Teknik Kimia Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta di Kilang Tuban, Rabu (8/10/2025).
Sebanyak 35 mahasiswa hadir dalam kegiatan ini, didampingi langsung oleh Kepala Program Studi Teknik Kimia UAD.
Baca Juga:
Kunjungan ini bertujuan untuk menambah wawasan dan memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa mengenai proses industri kimia, khususnya di sektor migas.
CSR and COMREL Area Manager TPPI, Tinoto Hadi Sucipto, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu bentuk dukungan nyata perusahaan terhadap dunia pendidikan.
“Program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menimba ilmu di luar bangku kuliah. Kami berharap kegiatan ini menjadi pengalaman berharga untuk mengasah kemampuan, meningkatkan soft skill, dan memperluas wawasan mereka sebelum terjun ke dunia kerja,” jelasnya.
Tinoto juga menambahkan, harapannya, ada ilmu yang benar-benar bisa dibawa pulang dan dijadikan bekal di dunia profesional maupun akademik.
Sementara itu, Agus Aktawan, S.T., M.Eng., selaku Ketua Program Studi Teknik Kimia UAD sekaligus dosen pembimbing, menyampaikan apresiasinya.
“Terima kasih atas kesempatan yang diberikan TPPI. Kami berharap ke depan dapat terjalin komunikasi dan kerja sama lebih lanjut antara UAD dan TPPI,” ungkapnya.
Mahasiswa tampak antusias selama kegiatan berlangsung, ditunjukkan dengan beragam pertanyaan yang diajukan saat sesi diskusi.
Selain membahas aspek dasar teknik kimia, mahasiswa juga tertarik untuk mengetahui lebih jauh tentang operasional kilang dan proses bisnis di TPPI.
Sebagai salah satu objek vital nasional, TPPI memiliki peran penting dalam pemenuhan kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) nasional.
Saat ini, TPPI berkontribusi sekitar 19% terhadap konsumsi BBM nasional, khususnya untuk wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara.
Keberadaan TPPI menjadi bagian penting dalam menjaga ketahanan energi nasional dan memenuhi kebutuhan masyarakat. (*)
















