Beranda Tuban – Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (Diskopumdag) Kabupaten Tuban menggelar pelatihan peningkatan kapasitas bagi para pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) se-Kabupaten Tuban. Kegiatan ini berlangsung di Kantor KSPKP Tuban dan diikuti ratusan peserta dari berbagai desa.
Kabid Koperasi Diskopumdag Tuban, Abdul Afif, mengatakan pelatihan ini merupakan tindak lanjut setelah terbentuknya 328 KDKMP di Kabupaten Tuban.
Menurutnya, peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi kunci agar pengurus mampu menjalankan tugas dan fungsi koperasi sesuai aturan yang berlaku.
Baca Juga:
“Kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas bagi pengurus dalam pengelolaan KDKMP,” ujar Afif, Selasa (28/10/2025).
Afif menjelaskan, pelatihan ini bertujuan membekali para pengurus KDKMP dengan pemahaman dasar terkait regulasi, prinsip koperasi, serta tata kelola kelembagaan.
Selain itu, peserta juga dilatih keterampilan praktis seperti pengelolaan RAT, penyusunan laporan pertanggungjawaban, hingga pembuatan business plan sederhana.
“Selain itu untuk meningkatkan keterampilan praktis dalam mengelola RAT, menyusun laporan pertanggungjawaban, dan membuat business plan sederhana,” tambahnya.
Lebih lanjut, Afif menegaskan bahwa kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan jiwa kepemimpinan koperasi yang kolaboratif, transparan, dan berorientasi pada pelayanan anggota. Para peserta juga didorong untuk menyusun rencana aksi tiga bulan guna mengembangkan koperasi di wilayah masing-masing.
Total peserta yang mengikuti pelatihan ini mencapai 656 orang, yang dibagi menjadi enam angkatan. Setiap angkatan menjalani pelatihan selama tiga hari, mulai 27 Oktober hingga 15 November 2025.
Sementara itu, Kepala Dinsos P3A serta PMD Tuban, Sugeng Purnomo, turut hadir sebagai pemateri. Ia membawakan materi tentang manajemen operasional bisnis, penguatan kemitraan, dan kolaborasi usaha berkelanjutan.
“Yang terpenting, para pengurus KDKMP ini selalu menjalin komunikasi dengan pihak pemerintah desa atau kelurahan,” pesan Sugeng.
Sugeng juga mendorong agar setiap pengurus KDKMP berkolaborasi dengan BUMDes untuk mendata dan menggali potensi ekonomi di masing-masing desa.
Dengan begitu, koperasi dapat menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan di tingkat lokal. (*)
















