Beranda Tuban – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Tuban melalui NU Care LAZISNU PCNU Tuban berhasil menghimpun donasi bencana nasional sebesar Rp251.658.573. Dana tersebut merupakan hasil partisipasi masyarakat Tuban yang dikumpulkan selama periode 5–20 Desember 2025.
Ketua LAZISNU PCNU Tuban, Joko Hadi Purnomo, menyampaikan bahwa laporan tersebut merupakan data sementara hingga 24 Desember 2025. Donasi berasal dari infak warga NU serta masyarakat umum di luar NU yang turut peduli terhadap korban bencana nasional.
“Seluruh dana yang terkumpul murni berasal dari infak masyarakat. Ini menunjukkan tingginya solidaritas dan kepedulian sosial warga Tuban,” ujar Joko, Senin (29/12/2025).
Baca Juga:
Joko menjelaskan, penggalangan dana internal warga NU dilakukan secara terinstitusi dan terkoordinasi. PCNU Tuban bersama LAZISNU PWNU Jawa Timur mengoordinasikan penghimpunan melalui lembaga dan badan otonom (banom) di bawah naungan PCNU Tuban.
“Penggalangan dimulai dari tingkat ranting, kemudian ke MWC, lalu ke PC. Dana yang terkumpul di tingkat PC selanjutnya disetorkan ke LAZISNU PCNU Tuban,” jelasnya.
Selain internal NU, LAZISNU PCNU Tuban juga membuka donasi untuk masyarakat umum. Upaya tersebut dilakukan melalui kampanye media sosial, pemasangan spanduk, serta pengiriman surat permohonan donasi ke berbagai institusi, mulai dari perusahaan, lembaga pendidikan, hingga instansi lainnya.
Terkait penyaluran bantuan, LAZISNU PCNU Tuban menggunakan beberapa skema distribusi. Untuk wilayah Sumatra, bantuan telah disalurkan melalui LAZISNU PWNU Jawa Timur pada 22 Desember 2025.
Sementara itu, bantuan untuk wilayah Tuban akan difokuskan di Kecamatan Semanding dan direncanakan disalurkan langsung kepada penerima manfaat pada Ahad, 28 Desember 2025.
Ketua PCNU Tuban, KH Ahmad Damanhuri, mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada warga Nahdliyin dan masyarakat Tuban yang telah menitipkan amanah donasinya melalui PCNU Tuban dan LAZISNU. Ini adalah wujud nyata solidaritas umat,” tuturnya.
Ia menegaskan bahwa seluruh proses penghimpunan dan penyaluran donasi dilakukan secara transparan, terkoordinasi, dan akuntabel melalui NU Care–LAZISNU sebagai lembaga resmi pengelola zakat, infak, dan sedekah di lingkungan NU.
“Dana dihimpun melalui lembaga dan banom PCNU Tuban, lalu dikoordinir oleh LAZISNU agar penyalurannya tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para korban bencana,” tegasnya.
PCNU Tuban berharap semangat gotong royong dan kepedulian sosial ini terus terjaga di tengah masyarakat.
“Semoga seluruh donasi yang disalurkan menjadi amal jariyah bagi para donatur dan dibalas Allah SWT dengan pahala berlipat serta keberkahan,” pungkas KH Ahmad Damanhuri. (*)
















