Beranda Tuban– Peristiwa memilukan terjadi di Desa Maindu, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban. Seorang pemuda berinisial G( 19) tega menganiaya ibu kandungnya sendiri, P( 45), hanya karena persoalan uang kembalian pembelian elpiji.
Insiden tragis ini terjadi pada Minggu pagi, 10 Agustus 2025. Saat itu, sang ibu meminta anaknya membelikan elpiji ke warung karena kehabisan gas di rumah. Gofur pun menuruti permintaan ibunya.
Namun, sepulang dari warung, ketika korban menanyakan soal uang kembalian, pelaku justru naik pitam. G langsung memukul pipi kiri ibunya.
Baca Juga:
Tak berhenti di situ, saat korban berusaha melarikan diri, ia malah terjatuh. Pelaku kemudian kembali menganiaya dengan cara memukul dan menginjak tubuh ibunya.
Akibat kekerasan tersebut, P mengalami luka di beberapa bagian tubuh dan harus menjalani perawatan intensif oleh petugas medis di Puskesmas Montong.
“ Korban harus menjalani rawat jalan secara intensif oleh petugas medis, ” ujar Kasi Humas Polres Tuban, Iptu Siswanto, pada Senin( 11/8/2025).
Tak terima dengan perlakuan anaknya, korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Montong. Polisi yang menerima laporan segera bertindak cepat.
Unit Pidana Umum( Pidum) Satreskrim Polres Tuban bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku di rumahnya pada Senin siang.
“ Tadi diamankan di rumahnya, ” tambah Iptu Siswanto.
Kini, kasus ini telah dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak( PPA) Satreskrim Polres Tuban untuk proses hukum lebih lanjut.
Pelaku yang kini dalam penahanan hanya bisa tertunduk lesu, merenungi perbuatannya terhadap ibu yang telah melahirkannya. Ia akan dikenai pasal tentang kekerasan dalam rumah tangga( KDRT) dan terancam hukuman penjara.( *)
















