Beranda Tuban – Suara dentuman khas sound horeg memang sering bikin telinga pengang dan menuai pro-kontra. Tapi tidak dengan yang satu ini, Kamis (31/7/2025).
Di Dusun Dolok, Desa Klotok, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, warga justru menghadirkan inovasi unik.
Miniatur Truk Sound Horeg hiburan kreatif yang seru, ramah anak, dan jauh dari kesan bising.
Baca Juga:
Jika biasanya truk sound horeg tampil dengan audio menggelegar, lampu kelap-kelip, dan kadang bikin warga ngelus dada karena terlalu berisik, di Dolok truk-truk mini justru jadi pusat perhatian dan tawa anak-anak serta orang tua.
Bentuknya seperti truk mainan, tapi jangan salah dilengkapi sound system mini, lampu warna-warni, dan dekorasi mencolok layaknya versi aslinya.
Bedanya, miniatur truk ini ditarik manual oleh anak-anak dan bukan dikendalikan mesin. Orang tua pun setia mendampingi di samping atau belakang agar kegiatan tetap aman, tidak mengganggu jalan, dan menghindari kecelakaan.
Setiap sore, terutama malam Minggu, puluhan miniatur truk sound horeg ini keluar dari “garasi”, berkeliling kampung, menyuguhkan tontonan gratis yang meriah dan bikin warga tersenyum.
“Alhamdulillah, di kampung ini sudah ada 25 miniatur. Seminggu sekali kumpul-kumpul, warga juga senang dan nggak ada yang komplain,” ujar Sunari, salah satu warga dan pemilik miniatur truk.
Pemerintah desa pun mendukung penuh kreativitas ini. “Kami sangat mengapresiasi karena warga bisa menghadirkan alternatif hiburan yang positif dan menggembirakan,” ungkap Mohamad Hadi Ikhsan, perangkat Desa Klotok.
Harga satu unit miniatur truk ini cukup variatif. Mulai dari Rp2 juta hingga Rp13 juta, tergantung fitur dan kelengkapannya.
Bahkan, versi “full modif” siap kontes bisa tembus Rp18 juta!Yang menarik, suara sound-nya bisa diatur, tidak bikin bising, tanpa goyang panas, dan semuanya diawasi oleh orang tua.
Alih-alih jadi masalah, miniatur truk sound horeg ini justru jadi solusi hiburan lokal yang mendidik, aman, dan menyatukan warga.
Kreatif, lucu, dan bikin hepi! Siapa bilang hiburan harus bising? Di Tuban, yang mini justru makin dihargai. (*)
















