Beranda Tuban – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tuban menggencarkan razia tes urine di sejumlah tempat hiburan malam yang ada di wilayah Kabupaten Tuban, Jumat malam (12/12/2025) hingga Sabtu dini hari (13/12/2025).
Razia diawali dengan apel kesiapan yang digelar di Mapolres Tuban sekitar pukul 21.00 WIB. Setelah itu, petugas bergerak menyasar beberapa lokasi hiburan malam, yakni Glamour Karaoke & Cafe Tuban, Oke Karaoke, serta DK Kingdom Executive Club.
Kegiatan tersebut melibatkan personel Satresnarkoba Polres Tuban, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK), Polisi Militer (PM), serta unsur fungsi terkait lainnya.
Baca Juga:
Kasat Resnarkoba Polres Tuban, AKP Harjo, mengatakan razia ini dilakukan sebagai langkah antisipasi peredaran dan penyalahgunaan narkotika, khususnya menjelang momen Nataru.
“Razia tes urine ini kami laksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, dengan sasaran tempat hiburan malam,” ujar AKP Harjo, Sabtu (13/12/2025).
Ia menjelaskan, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap karyawan maupun pengunjung di tiga tempat hiburan malam tersebut, seluruhnya dinyatakan negatif narkoba.
“Total ada 121 orang yang kami lakukan tes urine. Alhamdulillah, hasilnya semua nihil,” jelasnya.
Menurut AKP Harjo, meskipun Kabupaten Tuban memiliki sejumlah tempat hiburan malam, pihaknya memastikan pengawasan tetap dilakukan secara ketat guna menekan peredaran narkotika, khususnya di wilayah Pantura.
“Hasil laporan dari Dokkes menunjukkan semuanya aman dan tidak ditemukan penyalahgunaan narkoba,” terangnya.
Lebih lanjut, razia ini juga merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia terkait pengamanan dan kondusivitas jelang pergantian tahun.
“Event pergantian tahun wajib kita jaga bersama. Kami berkomitmen untuk melaksanakan perintah tersebut demi keamanan dan kenyamanan masyarakat,” tegasnya.
Saat ditanya apakah kegiatan serupa akan terus dilakukan hingga akhir tahun, AKP Harjo menegaskan bahwa upaya pencegahan peredaran narkotika di Kabupaten Tuban akan terus digencarkan.
“Bisa saja kegiatan seperti ini kembali dilakukan sebagai bentuk antisipasi peredaran narkotika,” pungkasnya. (*)
















