Beranda Tuban – Media sosial diramaikan oleh beredarnya video yang mengklaim telah terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) massal di salah satu pabrik rokok besar di Jawa Timur, yang disebut-sebut berlokasi di Tuban. Video tersebut memunculkan kekhawatiran publik, terutama warga sekitar yang bekerja di sektor industri tembakau.
Menanggapi isu tersebut, manajemen PT. Merdeka Nusantara-Mitra Produksi Gudang Garam (MPGG) Tuban dengan tegas membantah kabar tersebut.
“Terkait video yang viral itu bukan dari Tuban. Untuk di Tuban aman, saat ini tidak ada PHK,” tegas Kepala Human Resources Development (HRD) PT. Merdeka Nusantara MPGG Tuban, Adib Musyafa, saat dikonfirmasi berandaonline.id, Sabtu (6/9/2025).
Baca Juga:
Menurut Adib, pabrik MPGG yang berada di Kabupaten Tuban hingga saat ini masih beroperasi normal dan tidak melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap karyawannya.
Berdasarkan data per Januari 2025, MPGG Tuban mempekerjakan sekitar 800 hingga 850 orang, di mana 90 persen di antaranya merupakan tenaga kerja perempuan.
Adib juga menjelaskan bahwa perusahaan memang secara rutin melakukan evaluasi produktivitas karyawan, namun hal itu bukan berarti akan langsung berujung pada PHK.
“Evaluasi dilakukan berkala, tapi itu tidak serta-merta mengarah pada PHK. Semua berbasis pada kinerja dalam periode tertentu,” ujarnya.
Pihak manajemen pun mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi dan selalu merujuk pada sumber resmi perusahaan untuk menghindari kesalahpahaman. (*)
















