Beranda Padang – Kontingen Tuban bikin kejutan di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Gulat Piala Wali Kota Padang Cup VII Tahun 2025. Tiga pegulat muda asal Bumi Wali sukses membawa pulang dua medali emas dan satu perunggu dari ajang nasional yang digelar di GOR Universitas Negeri Padang, 28-31 Agustus 2025.
Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah Sandri Januarta Gulo, yang tampil dominan di kelas 46 kg gaya bebas putra. Ia sukses mengunci medali emas setelah mengalahkan lawan-lawannya dari kontingen besar seperti DKI Jakarta dan Kalimantan Timur.
Tak kalah membanggakan, Raditya Alvian Wiratama juga meraih emas di gaya greco roman kelas 77 kg. Sementara itu, satu lagi wakil Tuban, Kristiana Titian Maharani, meraih medali perunggu di kelas 55 kg gaya bebas putri.
Baca Juga:
Ketiganya tampil sebagai bagian dari tim Jawa Timur, namun secara khusus membawa nama Tuban di kancah nasional.
Kepala Dinas Budporapar Tuban, M. Emawan Putra, mengaku bangga dengan prestasi anak-anak muda Tuban ini. Ia menegaskan bahwa ketiganya merupakan bagian dari skuad utama Tuban untuk Porprov Jatim 2025.
“Alhamdulillah, mereka adalah atlet Porprov Tuban 2025, dan sekarang sudah membuktikan kemampuan di level nasional. Kami akan terus support mereka agar bisa menembus prestasi yang lebih tinggi,” kata Emawan dalam keterangannya, Selasa (2/9/2025).
Kejurnas Gulat 2025 kali ini diikuti 256 pegulat dari berbagai provinsi. Sebanyak 165 pegulat putra dan 91 putri adu teknik dan strategi selama empat hari kompetisi. Mereka datang dari Jawa Timur, DKI Jakarta, Kalimantan Timur, Sumut, NTB, hingga tuan rumah Sumbar.
Pembukaan turnamen dilakukan oleh Sekda Kota Padang, Andre Algamar, yang menyebut ajang ini bukan cuma soal menang-kalah, tapi juga pembentukan karakter dan mental juara.
Turnamen yang mengusung moto “Satria di atas maupun di luar matras” ini juga diharapkan menjadi panggung seleksi untuk atlet-atlet yang berpotensi tembus ke level internasional.
Di akhir turnamen, Kalimantan Timur keluar sebagai juara umum gaya bebas sekaligus juara umum keseluruhan. Sementara Kota Padang merebut juara umum untuk kategori Greco Roman.
Meski tidak membawa gelar juara umum, Tuban mencuri perhatian lewat prestasi individu yang mengejutkan. Tak sedikit pelatih dari daerah lain yang menyebut Tuban sebagai “kuda hitam” dalam peta persaingan gulat nasional. (*)
















