TPPI Ajak Siswa LPK PEM Indonesia Belajar K3 Langsung di Kilang Migas Tuban

Editor

Fokus

Kunjungan industri ini diharapkan bisa menjadi bekal penting bagi siswa dalam mengasah soft skill dan hard skill. (Foto/dok. TPPI)

Beranda Tuban – Sebanyak 75 siswa pelatihan K3 umum dari LPK PEM Indonesia melakukan kunjungan industri ke PT Trans-Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) di Tuban, Jawa Timur, Rabu (25/9/2025).

Dalam kunjungan ini, para siswa mendapatkan pembekalan langsung dari tim Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) PT TPPI terkait praktik keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lingkungan industri migas.

Kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen TPPI dalam mendukung dunia pendidikan dan pelatihan, sekaligus bentuk tanggung jawab sosial perusahaan terhadap peningkatan kualitas SDM lokal.

TPPI juga menyatakan dukungannya terhadap program pemerintah melalui Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kabupaten Tuban dalam mencetak tenaga kerja yang kompeten dan siap pakai.

“TPPI selalu terbuka untuk mendukung kegiatan edukatif seperti ini. Kami ingin memberikan pengalaman nyata kepada generasi muda mengenai pentingnya K3 dalam industri migas,” ujar Ahmad Muzzaki Budiono, Safety, Occupational Health Environment Section Head PT TPPI.

Dalam sesi kelas, para siswa diberikan materi dasar-dasar K3 serta studi kasus penerapan K3 di kilang migas. Mereka juga diajak berdiskusi langsung dengan para ahli untuk memahami tantangan dan implementasi standar keselamatan kerja di lapangan.

Tak hanya teori, para siswa juga mendapat kesempatan melihat langsung berbagai peralatan keselamatan yang digunakan dalam proses mitigasi, penanganan insiden, hingga penyelamatan.

Bahkan, mereka bisa mencoba beberapa peralatan K3 dengan pendampingan tim profesional dari TPPI.

Perwakilan Disnakerin Tuban yang turut hadir dalam acara ini mengapresiasi TPPI atas dukungan dan komitmennya terhadap pendidikan vokasi di daerah.

“Kami sangat mengapresiasi kontribusi TPPI yang secara konsisten mendukung pelatihan tenaga kerja lokal, khususnya di bidang K3. Ini sangat penting untuk kesiapan menghadapi dunia industri yang kompetitif,” ujarnya.

Kunjungan industri ini diharapkan bisa menjadi bekal penting bagi siswa dalam mengasah soft skill dan hard skill, terutama di bidang keselamatan kerja yang kini menjadi salah satu kebutuhan utama di sektor industri migas maupun manufaktur. (*)

Terpopuler

Pengendara Honda Vario Tewas Usai Jatuh Menghindari Jalan Rusak di Tuban

Editor

Beranda Tuban – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di wilayah hukum Polres Tuban pada hari Jumat pagi, 01 Agustus 2025. ...

Curi Diesel Traktor di Persawahan Tuban, Pelaku Jual Barang Curian Lewat Facebook, 2 DPO Diburu

Editor

Beranda Tuban – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tuban berhasil mengamankan pelaku pencurian diesel traktor di area persawahan Desa Tengger, ...

Kasus Penipuan Pelunasan Hutang Fiktif dengan SBKKN BRI Tuban, Polisi Tetapkan Dua Tersangka

Editor

Beranda Tuban – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tuban melalui Unit Tindak Pidana Ekonomi mengungkap kasus penipuan berkedok program pelunasan ...

Parenting KB-RA Muslimat NU Salafiyah Merakurak Tuban: Kolaborasi Sekolah dan Orang Tua Lindungi Generasi Emas dari Zat Adiktif

Editor

Beranda Tuban – KB-RA Muslimat NU Salafiyah Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban menggelar kegiatan parenting yang bertujuan untuk memberikan edukasi bagi ...

Rotasi Besar di Pemkab Tuban, 8 Pejabat Tinggi Dilantik Mas Lindra Hari Ini

Editor

Beranda Tuban – Suasana Pendapa Kridha Manunggal, Kamis (31 Juli 2025), terasa khidmat saat Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, memimpin ...

Kecelakaan Maut di Rengel Tuban, Pengendara Asal Bojonegoro Meninggal di Puskesmas

Editor

Beranda Tuban – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi pada Rabu pagi sekitar pukul 06.45 WIB di Jalan Pakah-Soko, Desa Maibit, ...

Tinggalkan komentar