Beranda Tuban – Ketua DPRD Tuban, Sugiantoro, langsung merespons cepat aksi demonstrasi damai yang digelar oleh aktivis GMNI dan HMI di depan Gedung DPRD Tuban, Rabu (3/9/2025).
Ia memastikan seluruh tuntutan mahasiswa akan ditindaklanjuti dan dievaluasi dalam waktu dekat.
Bahkan, Sugiantoro menyatakan akan segera melakukan evaluasi tunjangan anggota dan pimpinan DPRD Tuban sebagai bentuk komitmen terhadap aspirasi mahasiswa.
Baca Juga:
“Aspirasi mahasiswa akan secepatnya disampaikan ke DPR RI maupun eksekutif Kabupaten Tuban. Tuntutan yang sudah terkonsep tertulis ditandatangani dan direkomendasi seluruhnya,” ujar Sugiantoro di hadapan massa aksi.
Delapan tuntutan yang disampaikan mahasiswa langsung ditandatangani oleh DPRD dan dijanjikan akan direkomendasi dalam kurun waktu tujuh hari kerja.
Sugiantoro menegaskan bahwa evaluasi menyeluruh akan dilakukan terhadap berbagai tunjangan yang melekat di DPRD, termasuk fasilitas perumahan dan kendaraan dinas.
Menariknya, proses evaluasi ini akan melibatkan organisasi mahasiswa, seperti GMNI dan HMI.
“Intinya, kebijakan di pusat akan kami rekomendasi, sedangkan kebijakan daerah akan dievaluasi bersama pihak eksekutif,” tegasnya.
Langkah ini mendapat apresiasi dari massa aksi yang sejak pagi menggelar demo dengan tertib dan tanpa aksi anarkis.
Dalam aksi tersebut, gabungan GMNI dan HMI membawa delapan poin tuntutan, yaitu:
1. Penolakan terhadap kenaikan tunjangan dan fasilitas DPR.
2. Pengesahan RUU Perampasan Aset.
3. Transparansi penanganan kasus Affan Kurniawan.
4. Pengkajian ulang Pasal 7A dan 7B UUD 1945 terkait pemberhentian Presiden dan Wapres.
5. Pemecatan wakil rakyat yang dianggap toxic.
6. Pembenahan institusi publik secara serius.
7. Evaluasi pengadaan kendaraan dinas baru Inspektorat.
8. Evaluasi tunjangan perumahan anggota dan pimpinan DPRD.
Ketua HMI Tuban, Agus Siswanto, menyampaikan bahwa aksi dilakukan dengan damai sebagai bentuk kepedulian terhadap tata kelola pemerintahan yang lebih baik.
“Hari ini aksi gabungan damai GMNI dan HMI tanpa anarkis. Ini bentuk komitmen mahasiswa menyuarakan kebenaran,” kata Agus.
Menariknya, seluruh pimpinan DPRD dan ketua komisi turun langsung menemui mahasiswa.
Mereka duduk lesehan bersama massa di halaman Gedung DPRD sebagai simbol kesetaraan dan keterbukaan.
Aksi ini berlangsung aman di bawah pengawalan ketat ratusan personel TNI-Polri yang dipimpin langsung oleh Kapolres Tuban. (*)
















