Tuban, berandaonline.id – Upaya menekan angka Anak Tidak Sekolah (ATS) di Kabupaten Tuban tidak hanya mengandalkan program pemerintah. Dukungan dari berbagai pihak juga mulai disinergikan, salah satunya melalui bantuan pendidikan yang disalurkan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tuban.
Sebanyak 2.000 siswa jenjang SD dan SMP menerima bantuan biaya pendidikan dari Baznas Tuban. Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp500 juta.
Penerima bantuan tersebut terdiri atas 1.444 siswa SD dan 556 siswa SMP yang tersebar di 12 kecamatan di Kabupaten Tuban. Bantuan itu menjadi bagian dari program Tuban Cerdas yang dijalankan Baznas melalui pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Baca Juga:
Bantuan pendidikan tersebut dinilai dapat menjadi salah satu bentuk dukungan untuk membantu keberlanjutan pendidikan anak. Terlebih, Pemkab Tuban melalui Dinas Pendidikan tengah berupaya menekan angka ATS dengan membuka ruang kolaborasi bersama berbagai pihak.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban, R. Muhammad Dani Ramdani, mengatakan program bantuan pendidikan yang dijalankan Baznas dapat diselaraskan dengan program pemerintah daerah, terutama dalam memperluas akses dan keberlanjutan pendidikan bagi anak-anak di Tuban.
“Program di Dinas Pendidikan dapat dikolaborasikan dan disinkronkan. Ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk mendukung pendidikan anak-anak di Kabupaten Tuban,” ujarnya.
Menurut Dani, dukungan tersebut memiliki nilai penting karena bantuan pendidikan bersumber dari dana ZIS yang dihimpun dari masyarakat. Karena itu, bantuan diharapkan tidak hanya meringankan kebutuhan pendidikan siswa, tetapi juga mendorong mereka tetap memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan.
Di sisi lain, Ketua Baznas Kabupaten Tuban Agus Suryanto mengatakan bantuan pendidikan tersebut merupakan bagian dari pemanfaatan dana ZIS yang dihimpun Baznas dari berbagai pihak.
Pada 2026, penerimaan Baznas Kabupaten Tuban mencapai sekitar Rp7–8 miliar. Dana tersebut dihimpun dari kontribusi aparatur sipil negara (ASN), industri, maupun masyarakat secara personal.
“Baznas Tuban menyalurkan hasil ZIS melalui lima program, yaitu Tuban Peduli, Tuban Berdaya, Tuban Takwa, Tuban Sehat, dan Tuban Cerdas,” kata Agus.
Khusus melalui program Tuban Cerdas, Baznas memberikan dukungan terhadap kebutuhan pendidikan masyarakat. Bantuan untuk 2.000 siswa SD dan SMP kali ini menjadi salah satu bentuk penyaluran dana tersebut.
Penyaluran bantuan dilakukan di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban, Kamis (24/9/2026), dengan bantuan diserahkan secara simbolis kepada perwakilan siswa.
Dani berharap dukungan tersebut dapat membantu meringankan beban orang tua atau wali siswa sekaligus menjadi motivasi bagi para pelajar untuk terus belajar.
Upaya menekan ATS sendiri membutuhkan dukungan lintas pihak. Pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan membuka ruang kolaborasi agar berbagai program yang berkaitan dengan pendidikan dapat saling melengkapi.
Dengan pola tersebut, bantuan pendidikan dari Baznas tidak berdiri sendiri sebagai program penyaluran dana, tetapi dapat menjadi bagian dari dukungan bersama untuk memperluas kesempatan anak-anak Tuban dalam mengakses dan mempertahankan keberlanjutan pendidikan.
(red/ron)














