Viral Tendangan Kungfu di Liga 4 Jatim, PSSI Jawa Timur Turun Tangan

Editor

Hiburan

Insiden tendangan kungfu dalam laga Liga 4 Jawa Timur antara Putra Jaya Pasuruan vs Perseta 1970 Tulungagung viral. (Foto/dok.tangkapan layar)

Beranda Bangkalan – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Jawa Timur akhirnya angkat bicara terkait insiden tendangan kungfu yang dilakukan pemain Putra Jaya Pasuruan terhadap pemain Perseta 1970 Tulungagung dalam laga Liga 4 Jawa Timur.

Peristiwa tersebut terjadi saat pertandingan berlangsung di Stadion Gelora Bangkalan, Senin (5 Januari 2026), dan terekam jelas dalam video yang kini viral di media sosial.

Dalam rekaman yang beredar, terlihat seorang pemain Putra Jaya Pasuruan mengenakan kostum kuning tengah berebut bola dengan pemain Perseta 1970 Tulungagung.

Namun, alih-alih menyentuh bola, pemain tersebut justru mengarahkan tendangan ke bagian dada lawannya, yang dinilai menyerupai tendangan kungfu.

Aksi itu langsung memicu kecaman publik karena dianggap melanggar nilai sportivitas dan berpotensi membahayakan keselamatan pemain di lapangan.

Ketua Komite Disiplin (Komdis) PSSI Jawa Timur, Samiadji Makin Rahmat, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan resmi terkait insiden tersebut.

“Iya, benar. Kami sudah menerima laporan mengenai peristiwa kekerasan dalam pertandingan antara Putra Jaya Pasuruan dan Perseta 1970 Tulungagung. Saat ini kasus tersebut sudah masuk dalam agenda sidang Komdis,” ujar Makin saat dikonfirmasi.

Makin menegaskan, PSSI Jatim tidak akan mentoleransi segala bentuk kekerasan yang terjadi di atas lapangan hijau, terlebih dalam kompetisi resmi seperti Liga 4 Jatim.

Menurutnya, setiap pelanggaran akan diproses sesuai Kode Disiplin PSSI, berdasarkan laporan wasit, pengawas pertandingan, serta bukti rekaman video yang beredar.

“Kami sangat menyayangkan kejadian ini. Sepak bola seharusnya menjadi ajang prestasi, bukan arena kekerasan. Kami akan menindak tegas siapa pun yang terbukti bersalah, baik pemain maupun pihak lain,” tegasnya.

Hingga kini, Komdis PSSI Jatim masih melakukan pendalaman kasus sebelum menjatuhkan sanksi resmi. Publik pun menanti langkah tegas federasi demi menjaga fair play dan keselamatan pemain di kompetisi sepak bola daerah.(*)

Terpopuler

Pengendara Honda Vario Tewas Usai Jatuh Menghindari Jalan Rusak di Tuban

Editor

Beranda Tuban – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di wilayah hukum Polres Tuban pada hari Jumat pagi, 01 Agustus 2025. ...

Curi Diesel Traktor di Persawahan Tuban, Pelaku Jual Barang Curian Lewat Facebook, 2 DPO Diburu

Editor

Beranda Tuban – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tuban berhasil mengamankan pelaku pencurian diesel traktor di area persawahan Desa Tengger, ...

Kasus Penipuan Pelunasan Hutang Fiktif dengan SBKKN BRI Tuban, Polisi Tetapkan Dua Tersangka

Editor

Beranda Tuban – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tuban melalui Unit Tindak Pidana Ekonomi mengungkap kasus penipuan berkedok program pelunasan ...

Parenting KB-RA Muslimat NU Salafiyah Merakurak Tuban: Kolaborasi Sekolah dan Orang Tua Lindungi Generasi Emas dari Zat Adiktif

Editor

Beranda Tuban – KB-RA Muslimat NU Salafiyah Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban menggelar kegiatan parenting yang bertujuan untuk memberikan edukasi bagi ...

Rotasi Besar di Pemkab Tuban, 8 Pejabat Tinggi Dilantik Mas Lindra Hari Ini

Editor

Beranda Tuban – Suasana Pendapa Kridha Manunggal, Kamis (31 Juli 2025), terasa khidmat saat Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, memimpin ...

Kecelakaan Maut di Rengel Tuban, Pengendara Asal Bojonegoro Meninggal di Puskesmas

Editor

Beranda Tuban – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi pada Rabu pagi sekitar pukul 06.45 WIB di Jalan Pakah-Soko, Desa Maibit, ...

Tinggalkan komentar