Tuban, berandaonline.id – Perayaan Hari Lahir (Harlah) ke-21 Yayasan Bahrul Huda Tuban menjadi momentum untuk menegaskan kembali komitmen terhadap pendidikan dan masa depan generasi muda.
Bukan sekadar seremoni, peringatan yang digelar pada Sabtu (15/8/2026) tersebut diikuti sekitar 2.500 peserta yang terdiri dari siswa berbagai jenjang pendidikan mulai Kelompok Bermain (KB), TK hingga SMA, serta para guru.
Ketua Umum Yayasan Bahrul Huda Tuban, Gus H.M. Syafiq Syauqi, Lc., M.Ag., mengatakan kegiatan jalan sehat menjadi salah satu rangkaian HUT ke-21 yayasan yang dikemas untuk membangun kebersamaan seluruh keluarga besar lembaga pendidikan.
Baca Juga:
“Pagi ini kita menggelar jalan sehat yang diikuti para siswa dari seluruh jenjang, mulai KB, TK sampai tingkat SMA serta para guru. Total kurang lebih 2.500 peserta,” ujar Gus Syafiq Syauqi.
Setelah jalan sehat, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan hiburan, undian serta penampilan drumband dari anak-anak TK.
Tak berhenti sampai di situ, pada Sabtu malam keluarga besar Yayasan Bahrul Huda Tuban dijadwalkan mengikuti pengajian bersama pembina yayasan dan Abah Topan. Kegiatan tersebut diharapkan dapat dihadiri seluruh wali murid.
Menurut Gus Syafiq Syauqi, usia 21 tahun bukan hanya menjadi alasan untuk merayakan perjalanan yayasan, tetapi juga momentum untuk melihat kembali tantangan pendidikan di tengah masyarakat.
Yayasan Bahrul Huda, kata dia, ingin terus berkontribusi menghadirkan pendidikan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat Tuban.
“Kami berharap Yayasan Bahrul Huda Tuban ini dapat menghadirkan pendidikan yang berkualitas di tengah masyarakat Tuban,” katanya.
Ia menegaskan, pendidikan yang dikembangkan Yayasan Bahrul Huda diarahkan agar tetap memiliki karakter keislaman, namun juga progresif dalam menghadapi perkembangan zaman.
“Kami juga berharap yayasan pendidikan ini mampu memenuhi ekspektasi warga Tuban terkait pendidikan yang berkualitas,” imbuhnya.
Pesan tersebut menjadi penting di tengah kebutuhan masyarakat terhadap lembaga pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan nilai-nilai keislaman.
Lebih jauh, Gus Syafiq Syauqi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kualitas pendidikan di Kabupaten Tuban.
Menurutnya, keberhasilan pendidikan anak tidak dapat dibebankan hanya kepada sekolah. Orang tua, guru dan masyarakat memiliki peran yang sama penting dalam memastikan anak-anak mendapatkan pendidikan yang baik.
“Kami mohon doa restunya agar pendidikan di Tuban ini kita jaga bersama, jaga kualitas dan dikawal bersama karena anak-anak adalah investasi kita, harapan dan masa depan kita,” tuturnya.
Sementara itu, Pengasuh Ma’had Bahrul Huda, KH Fathul Huda mengaku bersyukur lantaran pada usia yang ke-21 ini lembaga pendidikan Bahrul Huda Tuban semakin baik dan terus tertata.
Tentu ini berkat dukungan semua pihak termasuk para kiyai, tokoh agama, toko masyarakat serta masyarakat luas yang terus mendukung keberadaan Yayasan Bahrul Huda.
Sehingga, membuat lembaga pendidikan dibawah naungan Yayasan Bahrul Huda semakin mendapatkan kepercayaan masyarakat luas.
“Alhamdulillah kami selalu konsisten menggelar kegiatan HUT ini, semoga kedelan Yayasan Bahrul Huda semakin dicintai masyarakat luas,” ungkap Kiai Fathul Huda sekaligus mantan Bupati Tuban.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi pesan utama dalam peringatan HUT ke-21 Yayasan Bahrul Huda Tuban.
Di balik kemeriahan jalan sehat yang melibatkan ribuan peserta, terdapat harapan agar pendidikan di Tuban terus berkembang dan mampu memberikan ruang bagi generasi muda untuk tumbuh dengan bekal ilmu, karakter dan nilai-nilai agama.
Keterlibatan siswa dari berbagai jenjang dalam kegiatan HUT ke-21 tersebut menunjukkan luasnya ekosistem pendidikan yang dibangun Yayasan Bahrul Huda.
(Red/Ron)
















