Ancaman Serius! Penurunan Muka Tanah Tuban Lampaui Demak dan Semarang

Editor

Fokus

Data Agus Harimurti Yudhoyono: Tuban Alami Land Subsidence Tertinggi di Pantura. (Foto/dok. Menkoinfra)

Jakarta, berandaonline.id – Penurunan muka tanah (land subsidence) di kawasan Pantai Utara (Pantura) Jawa kian mengkhawatirkan. Wilayah Tuban tercatat sebagai daerah dengan penurunan paling parah dibandingkan wilayah lain di sepanjang pesisir utara Pulau Jawa.

Data yang dipaparkan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, menunjukkan penurunan muka tanah di Tuban mencapai 130 cm hingga 150 cm hanya dalam periode dua hingga lima tahun. Angka ini melampaui wilayah lain seperti Demak yang mengalami penurunan 30 cm hingga 200 cm dalam kurun satu hingga 20 tahun, serta Semarang sebesar 83 cm dalam rentang satu hingga 20 tahun.

Kondisi tersebut disampaikan dalam kick-off meeting lintas kementerian dan lembaga yang digelar di Jakarta, Senin (4/5/2026), guna mempercepat perlindungan dan pengelolaan kawasan Pantura Jawa secara terpadu.

Dalam forum itu, AHY menegaskan urgensi pembangunan Giant Sea Wall sebagai langkah strategis nasional untuk menghadapi berbagai ancaman di kawasan pesisir. Selain penurunan muka tanah, kawasan Pantura juga menghadapi peningkatan frekuensi banjir rob serta dampak perubahan iklim berupa kenaikan permukaan air laut.

“Terjadi kenaikan permukaan air laut sekitar 0,8 hingga 1,2 cm per tahun akibat pemanasan global. Kondisi ini meningkatkan risiko banjir rob yang dapat merusak permukiman dan infrastruktur masyarakat,” ujar AHY.

Pemerintah, lanjutnya, mendorong pembangunan Giant Sea Wall sebagai solusi komprehensif dan terintegrasi. Pendekatan ini tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga mencakup penataan kawasan pesisir, pengendalian banjir, penyediaan air bersih, hingga perlindungan serta relokasi masyarakat terdampak.

“Penanganan penurunan muka tanah tidak bisa dilakukan secara parsial. Pendekatannya harus dari hulu ke hilir,” tegasnya.

AHY juga menyampaikan arahan Presiden Prabowo Subianto terkait percepatan implementasi proyek melalui penguatan koordinasi lintas kementerian/lembaga serta pemerintah daerah. Proyek ini diharapkan didukung perencanaan matang berbasis data serta berorientasi pada keberlanjutan lingkungan.

Salah satu langkah awal yang menjadi prioritas adalah penyusunan masterplan Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa (BOPPJ) sebagai fondasi kebijakan jangka panjang.

“Percepatan penyusunan masterplan menjadi kunci. Ini membutuhkan sinergi seluruh pihak,” ujarnya.

Proyek Giant Sea Wall Pantura Jawa direncanakan memiliki panjang sekitar 575 kilometer yang terbagi dalam dua wilayah. Wilayah I meliputi Serang hingga Cirebon, sementara Wilayah II mencakup Brebes hingga Gresik, termasuk wilayah Lamongan dan Tuban.

Jenis infrastruktur yang akan dikembangkan meliputi tanggul laut (offshore dike), tanggul pantai (coastal dike), serta pendekatan berbasis alam seperti konservasi mangrove (soft dike).

Menutup arahannya, AHY menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam proyek jangka panjang ini.

“Kita membangun super team untuk mengorkestrasi perencanaan, pembiayaan, dan implementasi jangka panjang, sekitar 15–20 tahun, demi menyelamatkan ekonomi dan jutaan masyarakat di wilayah pesisir,” pungkasnya. (Red/Ron) 

Terpopuler

Pengendara Honda Vario Tewas Usai Jatuh Menghindari Jalan Rusak di Tuban

Editor

Beranda Tuban – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di wilayah hukum Polres Tuban pada hari Jumat pagi, 01 Agustus 2025. ...

Curi Diesel Traktor di Persawahan Tuban, Pelaku Jual Barang Curian Lewat Facebook, 2 DPO Diburu

Editor

Beranda Tuban – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tuban berhasil mengamankan pelaku pencurian diesel traktor di area persawahan Desa Tengger, ...

Kasus Penipuan Pelunasan Hutang Fiktif dengan SBKKN BRI Tuban, Polisi Tetapkan Dua Tersangka

Editor

Beranda Tuban – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tuban melalui Unit Tindak Pidana Ekonomi mengungkap kasus penipuan berkedok program pelunasan ...

Parenting KB-RA Muslimat NU Salafiyah Merakurak Tuban: Kolaborasi Sekolah dan Orang Tua Lindungi Generasi Emas dari Zat Adiktif

Editor

Beranda Tuban – KB-RA Muslimat NU Salafiyah Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban menggelar kegiatan parenting yang bertujuan untuk memberikan edukasi bagi ...

Rotasi Besar di Pemkab Tuban, 8 Pejabat Tinggi Dilantik Mas Lindra Hari Ini

Editor

Beranda Tuban – Suasana Pendapa Kridha Manunggal, Kamis (31 Juli 2025), terasa khidmat saat Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, memimpin ...

Kecelakaan Maut di Rengel Tuban, Pengendara Asal Bojonegoro Meninggal di Puskesmas

Editor

Beranda Tuban – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi pada Rabu pagi sekitar pukul 06.45 WIB di Jalan Pakah-Soko, Desa Maibit, ...

Tinggalkan komentar