Ekonomi Rembang Menguat, PDRB Tembus Rp27,7 Triliun di 2025

Editor

Berita

Ekonomi Kabupaten Rembang tumbuh 5,77 persen pada 2025 menurut Badan Pusat Statistik. (Foto/dok. Diskominfo)

Beranda Rembang – Perekonomian Kabupaten Rembang menunjukkan kinerja positif pada 2025. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Rembang, pertumbuhan ekonomi daerah mencapai 5,77 persen, menjadi capaian tertinggi sejak pandemi Covid-19.

Secara makro, kondisi ekonomi Rembang terus menunjukkan tren pemulihan yang stabil dalam beberapa tahun terakhir. Jika dilihat dari Atas Dasar Harga Konstan (ADHK), pertumbuhan ekonomi meningkat signifikan dari 3,85 persen pada 2021 menjadi 5,77 persen pada 2025. Sejak 2022, laju pertumbuhan juga konsisten berada di atas 5 persen.

Capaian ini menandakan pemulihan ekonomi pascapandemi berjalan efektif dan kini mulai memasuki fase pertumbuhan yang lebih stabil.

Dari sisi Atas Dasar Harga Berlaku (ADHB), nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Rembang juga mengalami kenaikan. Pada 2025, PDRB tercatat sebesar Rp27,709 triliun, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang mencapai Rp25,805 triliun.

Struktur perekonomian daerah masih didominasi tiga sektor utama. Industri pengolahan menyumbang 24,18 persen terhadap PDRB, diikuti sektor pertanian sebesar 22,82 persen, serta perdagangan sebesar 13,13 persen. Komposisi ini menunjukkan ekonomi Rembang masih bertumpu pada sektor produksi dan distribusi barang.

Kinerja sektor pertanian pada 2025 juga mengalami pemulihan signifikan dengan pertumbuhan 7,29 persen, setelah sebelumnya mengalami kontraksi pada 2024. Peningkatan ini didorong oleh naiknya produksi komoditas utama, terutama padi dan jagung.

Kepala BPS Kabupaten Rembang, Jubaedi, melalui petugas humas menyampaikan bahwa sektor dengan pertumbuhan tertinggi adalah penyediaan akomodasi dan makan minum yang tumbuh 10,89 persen.

“Hal ini mencerminkan semakin pulihnya aktivitas pariwisata dan mobilitas masyarakat,” ujarnya dikutip dari rilis Diskominfo Rembang, Selasa (24/3/2026). 

Dengan capaian tersebut, pertumbuhan ekonomi 2025 menjadi indikator kuat bahwa aktivitas ekonomi masyarakat Rembang semakin menggeliat, seiring membaiknya kondisi ekonomi daerah dalam beberapa tahun terakhir. (*) 

Terpopuler

Pengendara Honda Vario Tewas Usai Jatuh Menghindari Jalan Rusak di Tuban

Editor

Beranda Tuban – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di wilayah hukum Polres Tuban pada hari Jumat pagi, 01 Agustus 2025. ...

Curi Diesel Traktor di Persawahan Tuban, Pelaku Jual Barang Curian Lewat Facebook, 2 DPO Diburu

Editor

Beranda Tuban – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tuban berhasil mengamankan pelaku pencurian diesel traktor di area persawahan Desa Tengger, ...

Kasus Penipuan Pelunasan Hutang Fiktif dengan SBKKN BRI Tuban, Polisi Tetapkan Dua Tersangka

Editor

Beranda Tuban – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tuban melalui Unit Tindak Pidana Ekonomi mengungkap kasus penipuan berkedok program pelunasan ...

Parenting KB-RA Muslimat NU Salafiyah Merakurak Tuban: Kolaborasi Sekolah dan Orang Tua Lindungi Generasi Emas dari Zat Adiktif

Editor

Beranda Tuban – KB-RA Muslimat NU Salafiyah Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban menggelar kegiatan parenting yang bertujuan untuk memberikan edukasi bagi ...

Rotasi Besar di Pemkab Tuban, 8 Pejabat Tinggi Dilantik Mas Lindra Hari Ini

Editor

Beranda Tuban – Suasana Pendapa Kridha Manunggal, Kamis (31 Juli 2025), terasa khidmat saat Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, memimpin ...

Kecelakaan Maut di Rengel Tuban, Pengendara Asal Bojonegoro Meninggal di Puskesmas

Editor

Beranda Tuban – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi pada Rabu pagi sekitar pukul 06.45 WIB di Jalan Pakah-Soko, Desa Maibit, ...

Tinggalkan komentar