Beranda Tuban – Himpunan Mahasiswa Administrasi Kesehatan IIKNU Tuban (Himadkesnu) menggelar Pelatihan Jurnalistik bertema “Jurnalis Muda, Tegakkan Edukasi Kesehatan dengan Kekuatan Literasi Digital 5.0”, Kamis (5/2/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta yang merupakan anggota internal Himadkesnu IIKNU Tuban. Pelatihan tersebut difokuskan sebagai bagian dari kaderisasi organisasi guna memperkuat kapasitas literasi digital dan kepedulian terhadap isu-isu kesehatan.
Ketua Pelaksana kegiatan, Nikma Khoirotul Mahmuda, menjelaskan bahwa konsep pelatihan dirancang lebih internal agar proses belajar berjalan lebih fokus dan intensif.
Baca Juga:
“Konsep kegiatan ini memang internal, tujuannya untuk kaderisasi organisasi. Dengan jumlah peserta terbatas, kami ingin proses belajar lebih dekat dan maksimal,” jelasnya.
Nikma menegaskan, pelatihan jurnalistik ini tidak berhenti pada satu kegiatan saja. Panitia telah menyiapkan Rencana Tindak Lanjut (RTL) berupa pertemuan rutin setiap bulan.
“Harapannya, literasi digital dan isu kesehatan terus dikaji. Jurnalis muda tidak hanya menulis, tetapi juga mampu menghadirkan momen dan karya yang berdampak bagi kesehatan masyarakat,” imbuhnya.
Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan dua materi utama dari para praktisi media. Materi Pengantar Pers Kampus disampaikan oleh M. Saiful, jurnalis Duta.co. Sementara itu, materi Alur Pembuatan Buku Pers Kampus disampaikan oleh Ali Imron, jurnalis berandaonline.id.
Panitia juga menargetkan, hasil dari pelatihan ini akan berlanjut pada penyusunan karya bersama berupa buku pers kampus. Buku tersebut direncanakan dapat dilaunching pada Mei 2026.
“Buku ini nantinya menjadi fondasi dan spirit bagi Himadkesnu ke depan agar lebih berani berkarya dan berkontribusi melalui literasi,” tambah Nikma.
Di akhir kegiatan, panitia menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh sponsor dan pemateri yang telah mendukung dan menyukseskan pelatihan jurnalistik Himadkesnu IIKNU Tuban. (*)















