Tuban, berandaonline.id – Di tengah ramainya isu dugaan pengerahan massa bayaran dalam sejumlah aksi demonstrasi yang menjadi perbincangan publik, sekitar 3.000 orang yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Tuban Bersatu justru menggelar aksi damai untuk menyatakan dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
Aksi damai tersebut berlangsung di depan Gedung DPRD Kabupaten Tuban, Jumat (26/6/2026). Massa yang hadir berasal dari berbagai unsur masyarakat yang selama ini menjadi bagian dari rantai pasok program MBG, mulai dari petani, peternak, nelayan, pedagang hingga pelaku UMKM di Kabupaten Tuban.
Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, Kurniawan, mengatakan kehadiran ribuan masyarakat merupakan bentuk dukungan nyata terhadap keberlanjutan program MBG yang dinilai memiliki manfaat besar bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Baca Juga:
“Program Makan Bergizi Gratis bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia melalui penyediaan makanan sehat dan bergizi. Program ini diharapkan mampu mendukung tumbuh kembang anak secara optimal, meningkatkan kecerdasan, mencegah stunting, serta menjadi bagian penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045,” ujar Kurniawan.
Menurutnya, manfaat program tersebut tidak hanya dirasakan oleh penerima manfaat, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat.
Kebutuhan bahan pangan untuk program MBG dinilai mampu meningkatkan aktivitas ekonomi petani, peternak, nelayan, serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Tuban. Dengan terbentuknya rantai pasok yang melibatkan pelaku usaha lokal, perputaran ekonomi masyarakat diyakini akan semakin meningkat.
“Aliansi Masyarakat Tuban Bersatu menilai Kabupaten Tuban memiliki potensi besar sebagai daerah penyangga kebutuhan logistik Program MBG karena didukung sektor pertanian, peternakan, dan perikanan yang kuat,” imbuhnya.
Dalam aksi damai tersebut, massa juga menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah, di antaranya:
– Mendukung keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis.
– Mendesak Badan Gizi Nasional melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola program mulai dari rantai pasok, pengolahan dapur hingga standar sanitasi agar pemenuhan Angka Kecukupan Gizi (AKG) dan keamanan pangan tetap terjamin.
– Meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas apabila ditemukan dugaan penyimpangan maupun korupsi dalam pengelolaan Program MBG.
– Mendesak pemerintah membuka ruang partisipasi publik agar masyarakat dapat ikut mengawal pelaksanaan program secara transparan dan akuntabel.
Aliansi menegaskan bahwa aksi damai tersebut merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap masa depan bangsa. Mereka menilai keberhasilan program nasional tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah pusat, tetapi juga membutuhkan dukungan birokrasi daerah yang responsif, bersih, serta akuntabel.
Aksi berlangsung dengan tertib dan damai di depan Gedung DPRD Kabupaten Tuban. Massa berharap aspirasi yang disampaikan dapat menjadi perhatian pemerintah demi optimalisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Tuban.
Massa ditemui langsung Ketua DPRD Tuban, Sugiantoro. Tuntutan massa diterima DPRD dan ditandatangani untuk kemudian di teruskan ke DPR RI.
“Kami terima tuntutan massa dan akan kami sampaikan ke DPR pusat,” kata Sugiantoro. (Red/Ron)
















