Lima Tahun Populasi Sapi Tuban Menurun, Pemkab Kenalkan Teknologi Cegah Sapi Majir

Editor

Berita

DKP2P Tuban kenalkan teknologi peternakan Sirapi ke peternak lokal. (Foto/dok.Pemkab)

Tuban, berandaonline.idPenurunan populasi sapi potong dalam lima tahun terakhir menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Tuban. Berbagai upaya dilakukan untuk memperbaiki keberhasilan reproduksi ternak, mulai dari pemantauan birahi, perkawinan, kebuntingan hingga kelahiran, demi menjaga pertumbuhan populasi sekaligus ketersediaan daging merah.

Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP2P) Kabupaten Tuban lewat Sistem Informasi Reproduksi Sapi (Sirapi) membantu peternak dan petugas kesehatan hewan mengelola informasi reproduksi sapi secara lebih praktis, teratur, dan tepat waktu.

Kepala DKP2P Kabupaten Tuban, Eko Julianto, menjelaskan sistem tersebut menjadi salah satu langkah digitalisasi pelayanan kesehatan hewan, khususnya dalam mendukung manajemen reproduksi sapi.

Menurut Eko sistem digital tersebut mengintegrasikan pencatatan reproduksi sapi, pemantauan kebuntingan, kelahiran, gangguan reproduksi, serta dilengkapi fitur early warning system untuk mendeteksi dini waktu birahi, keterlambatan kawin, maupun potensi kegagalan reproduksi (majir).

“Data reproduksi sapi kini dapat dikelola secara lebih terstruktur. Jadwal reproduksi ternak dan penanganan masalah dapat diketahui lebih cepat,” jelas mantan Kabag Kesra itu.

Sistem ini, lanjut Eko dikembangkan sebagai aplikasi berbasis web yang ramah pengguna. Peternak dimudahkan karena dapat mengaksesnya lewat Handphone.

Dengan menginput data dasar sapi, mulai dari identitas dan umur ternak hingga riwayat inseminasi buatan serta penanganan kesehatan, sistem akan membantu menghitung perkiraan jadwal penting dalam siklus reproduksi sapi.

Salah satu fitur unggulannya memiliki pengingat otomatis. Dengan muncul notifikasi ketika tiba waktu pemeriksaan kebuntingan maupun deteksi birahi ulang.

Secara realtime peternak dan petugas kesehatan hewan memiliki acuan untuk melakukan tindak lanjut sesuai jadwal. Sekakigus berfungsi mengurangi risiko keterlambatan penanganan reproduksi.

“Teknologi ini kami arahkan agar benar-benar memberi manfaat bagi peternak,” ungkap Mantan Camat Senori itu.

Setelah mengakses sistem ini, peternak dapat menekan biaya operasional mulai dari pakan hingga biaya perawatan. Sehingga sapi peternak semakin produktif dan resiko kematian berkurang.

Yang paling penting adanya riwayat ternak yang lebih terstruktur juga membantu proses pemantauan dan penanganan oleh dokter dan petugas. Data riwayat inseminasi, pemeriksaan, dan kesehatan sapi dapat menjadi dasar dalam menentukan langkah pelayanan berikutnya.

Sentuhan teknologi ini, kata Eko memiliki peran krusial bagi Pemkab Tuban dalam meningkatkan populasi sapi potong yang mengalami tren penurunan cukup signifikan dalam 5 tahun terakhir. Dan juga mendukung program makan bergizi gratis dari sisi ketersediaan daging merah. (red/ron)

Terpopuler

Pengendara Honda Vario Tewas Usai Jatuh Menghindari Jalan Rusak di Tuban

Editor

Beranda Tuban – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di wilayah hukum Polres Tuban pada hari Jumat pagi, 01 Agustus 2025. ...

Curi Diesel Traktor di Persawahan Tuban, Pelaku Jual Barang Curian Lewat Facebook, 2 DPO Diburu

Editor

Beranda Tuban – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tuban berhasil mengamankan pelaku pencurian diesel traktor di area persawahan Desa Tengger, ...

Kasus Penipuan Pelunasan Hutang Fiktif dengan SBKKN BRI Tuban, Polisi Tetapkan Dua Tersangka

Editor

Beranda Tuban – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tuban melalui Unit Tindak Pidana Ekonomi mengungkap kasus penipuan berkedok program pelunasan ...

Parenting KB-RA Muslimat NU Salafiyah Merakurak Tuban: Kolaborasi Sekolah dan Orang Tua Lindungi Generasi Emas dari Zat Adiktif

Editor

Beranda Tuban – KB-RA Muslimat NU Salafiyah Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban menggelar kegiatan parenting yang bertujuan untuk memberikan edukasi bagi ...

Rotasi Besar di Pemkab Tuban, 8 Pejabat Tinggi Dilantik Mas Lindra Hari Ini

Editor

Beranda Tuban – Suasana Pendapa Kridha Manunggal, Kamis (31 Juli 2025), terasa khidmat saat Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, memimpin ...

Kecelakaan Maut di Rengel Tuban, Pengendara Asal Bojonegoro Meninggal di Puskesmas

Editor

Beranda Tuban – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi pada Rabu pagi sekitar pukul 06.45 WIB di Jalan Pakah-Soko, Desa Maibit, ...

Tinggalkan komentar