Bukan Sekadar Tahu Bunyi Sirine, Warga Ring 1 TPPI Tuban Diajari Respons Saat Darurat

Editor

Berita

TPPI terus menjalin sinergi dengan Kades Remen dan Tasikharjo, Kec. Jenu. (Foto/TPPI)

Tuban, berandaonline.id – Bunyi sirine darurat belum cukup untuk membuat masyarakat siap menghadapi kondisi emergency. Warga yang berada di sekitar kawasan industri juga perlu memahami arti peringatan, sumber informasi yang harus diikuti, hingga tindakan yang dilakukan setelah sirine berbunyi.

Hal inilah yang menjadi perhatian dalam edukasi kesiapsiagaan yang digelar di wilayah operasional PT Trans-Pacific Petrochemical Indotama (TPPI), Tuban. Edukasi penggunaan sirine emergency diberikan kepada Tim Desa Tangguh Bencana (DESTANA) Desa Remen dan Desa Tasikharjo.

Materi tersebut menekankan bahwa sistem peringatan dini tidak berhenti pada penyampaian tanda bahaya. Masyarakat perlu mengetahui langkah yang harus dilakukan setelah menerima peringatan agar respons terhadap kondisi darurat dapat berlangsung secara terkoordinasi.

Arif Sudarsono dari fungsi HSSE TPPI menjelaskan, pemahaman terhadap mekanisme peringatan menjadi salah satu bagian penting dalam kesiapsiagaan masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah operasional industri.

“Yang paling penting bukan hanya mengetahui bunyi sirinenya, tetapi memahami apa yang harus dilakukan setelah menerima informasi tersebut dan bagaimana memastikan informasi diteruskan secara tepat,” kata Arif.

Menurut dia, kesiapsiagaan juga membutuhkan komunikasi antara perusahaan, pemerintah desa, dan masyarakat. Karena itu, edukasi mengenai mekanisme tanggap darurat perlu dilakukan secara berkala agar warga semakin familiar dengan prosedur yang harus diikuti.

Bagi masyarakat, edukasi mengenai sirine memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai fungsi sistem peringatan yang selama ini mereka kenal.

Ketua DESTANA Desa Remen, Lazib, mengatakan masyarakat sebelumnya sudah mengetahui keberadaan sirine, tetapi masih membutuhkan pemahaman lebih jauh mengenai makna peringatan dan tindakan yang harus dilakukan.

“Melalui kegiatan ini kami mendapatkan pemahaman yang lebih jelas mengenai fungsi sirine, bagaimana mengenali peringatannya, dan apa yang harus dilakukan setelah sirine berbunyi,” ujarnya.

Menurut Lazib, pemahaman tersebut penting karena kesiapsiagaan tidak hanya bergantung pada keberadaan sarana peringatan, tetapi juga kemampuan masyarakat dalam merespons informasi secara tepat.

Ia berharap komunikasi antara masyarakat dan TPPI terus dilakukan sehingga warga di sekitar kawasan industri semakin siap menghadapi kondisi darurat.

Penguatan kapasitas masyarakat dalam kegiatan tersebut tidak hanya menyentuh aspek tanggap darurat. TPPI juga membuka Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Umum yang bekerja sama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Tuban.

Sebanyak 20 warga sekitar mengikuti pelatihan tersebut. Program ini diarahkan untuk meningkatkan pengetahuan dan kompetensi masyarakat mengenai pentingnya penerapan keselamatan dan kesehatan kerja.

Dengan demikian, kegiatan yang digelar di wilayah Ring 1 TPPI memiliki dua sisi penguatan kapasitas: kesiapsiagaan masyarakat menghadapi kondisi darurat dan peningkatan pemahaman mengenai keselamatan kerja.

Area Manager Community Relations & CSR TPPI, Tinoto Hadi Sucipto, mengatakan pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya agar program tanggung jawab sosial perusahaan tidak berhenti pada pemberian bantuan.

“Program CSR bukan hanya tentang memberikan bantuan, tetapi bagaimana manfaat yang diberikan dapat memperkuat kapasitas masyarakat,” ujarnya.

Ia menyebut keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam keberlanjutan program di wilayah Ring 1. Program selanjutnya, kata dia, akan terus dikembangkan dengan memperhatikan kebutuhan dan potensi masyarakat.

(red/ron)

Terpopuler

Pengendara Honda Vario Tewas Usai Jatuh Menghindari Jalan Rusak di Tuban

Editor

Beranda Tuban – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di wilayah hukum Polres Tuban pada hari Jumat pagi, 01 Agustus 2025. ...

Curi Diesel Traktor di Persawahan Tuban, Pelaku Jual Barang Curian Lewat Facebook, 2 DPO Diburu

Editor

Beranda Tuban – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tuban berhasil mengamankan pelaku pencurian diesel traktor di area persawahan Desa Tengger, ...

Kasus Penipuan Pelunasan Hutang Fiktif dengan SBKKN BRI Tuban, Polisi Tetapkan Dua Tersangka

Editor

Beranda Tuban – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tuban melalui Unit Tindak Pidana Ekonomi mengungkap kasus penipuan berkedok program pelunasan ...

Parenting KB-RA Muslimat NU Salafiyah Merakurak Tuban: Kolaborasi Sekolah dan Orang Tua Lindungi Generasi Emas dari Zat Adiktif

Editor

Beranda Tuban – KB-RA Muslimat NU Salafiyah Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban menggelar kegiatan parenting yang bertujuan untuk memberikan edukasi bagi ...

Rotasi Besar di Pemkab Tuban, 8 Pejabat Tinggi Dilantik Mas Lindra Hari Ini

Editor

Beranda Tuban – Suasana Pendapa Kridha Manunggal, Kamis (31 Juli 2025), terasa khidmat saat Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, memimpin ...

Kecelakaan Maut di Rengel Tuban, Pengendara Asal Bojonegoro Meninggal di Puskesmas

Editor

Beranda Tuban – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi pada Rabu pagi sekitar pukul 06.45 WIB di Jalan Pakah-Soko, Desa Maibit, ...

Tinggalkan komentar