Beranda Tuban – Dugaan percobaan pencurian patung dewa terjadi di Klenteng Kwan Sing Bio pada Rabu (15/4/2026) siang. Aksi nekat tersebut berhasil digagalkan oleh pengurus klenteng sebelum patung sempat dibawa keluar dari area altar.
Peristiwa ini bermula saat salah satu pengurus klenteng, Tio Ingbo, memasuki area altar depan untuk melaksanakan ibadah sembahyang. Namun, perhatiannya langsung tertuju pada keberadaan lima orang yang berada di dalam ruangan dengan gerak-gerik mencurigakan.
Dari pengamatannya, satu orang terlihat berjaga di pintu barat seolah memantau situasi sekitar. Sementara itu, satu orang lainnya tampak merekam video dari kejauhan. Tiga orang lain terlihat seperti baru saja selesai bersembahyang, sehingga sekilas aktivitas mereka tampak normal.
Baca Juga:
Kecurigaan Tio terbukti saat ketiga orang tersebut hendak membawa Patung Dewa Fa Kong (Huaguang Dadi) dari altar. Menyadari adanya upaya pengambilan tanpa izin, ia langsung bertindak tegas dengan menghentikan mereka.
“Mau dibawa ke mana itu? Tidak boleh dibawa tanpa izin. Saya di sini pengelola yang mendapat mandat, saya yang bertanggung jawab di sini,” ujar Tio dengan nada tegas kepada para terduga pelaku.
Bentakan tersebut membuat para pelaku mengurungkan niatnya. Mereka kemudian meletakkan kembali patung tersebut sebelum akhirnya membatalkan aksi dan tidak jadi membawa barang sakral tersebut keluar dari klenteng.
Pihak pengelola klenteng segera melaporkan kejadian ini ke aparat kepolisian setempat guna mencegah kejadian serupa terulang. Tidak lama kemudian, petugas kepolisian datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti serta meminta keterangan dari saksi-saksi yang berada di lokasi. Hingga saat ini, kasus dugaan percobaan pencurian tersebut masih dalam penanganan pihak berwenang untuk mengungkap motif serta identitas para pelaku.
Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan ketat terhadap aset-aset bersejarah dan benda sakral di tempat ibadah, khususnya yang memiliki nilai budaya dan spiritual tinggi di wilayah Tuban. (Red/Ron)















