Internet Desa Tuban Bisa Hemat hingga Rp1,27 Juta per Bulan, Tarif Baru Berlaku Bulan Depan

Editor

Berita

Ketua Komisi II DPRD Tuhan, Fahmi Fikroni memfasilitasi pertemuan Pemerintah Desa dengan Icon Plus soal layanan internet di ruang rapat Komisi II. (Foto/DPRD)

Tuban, berandaonline.id – Pemerintah desa di Kabupaten Tuban berpeluang menghemat anggaran hingga sekitar Rp1,27 juta per bulan untuk layanan internet setelah seluruh kepala desa menyepakati penyesuaian tarif dengan PT PLN Icon Plus.

Kesepakatan tersebut mulai diberlakukan bulan depan, dengan opsi layanan jaringan privat untuk kebutuhan Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) yang turun menjadi Rp1.223.000 per bulan dari tarif sebelumnya Rp2.500.000.

Skema penyesuaian tarif bulanan tersebut mulai diimplementasikan secara efektif bulan depan setelah difasilitasi dalam Rapat Kerja Komisi II DPRD Kabupaten Tuban.

Proses penandatanganan kesepakatan ini dilakukan secara bertahap dalam bentuk Surat Berlangganan, dalam rapat kerja tiga hari yang berlangsung pada Rabu–Jumat (23–25 September 2026) di Ruang Rapat Komisi II DPRD Tuban.

Pada hari pertama, penandatanganan Surat Berlangganan dimulai oleh para kepala desa dari 7 kecamatan, yaitu Bangilan, Senori, Jatirogo, Kenduruan, Bancar, Tambakboyo, dan Singgahan.

Pertemuan ini turut melibatkan jajaran Dinas Sosial P3A dan PMD, Dinas Kominfo dan Persandian, Bagian Hukum Setda, para camat, serta seluruh kepala desa se-Kabupaten Tuban secara bertahap.

Melalui penandatanganan Surat Berlangganan tarif baru ini, pemerintah desa mendapatkan skema efisiensi biaya layanan hingga 5 persen dari PLN Icon Plus.

Paket langganan yang semula dipatok Rp2.500.000 per bulan disesuaikan menjadi Rp2.370.000 per bulan.

Sementara itu, bagi desa yang memilih melakukan deaktivasi paket Internet Broadband Corporate (Wi-Fi publik/umum) dan berfokus pada jaringan privat Sistem Keuangan Desa (Siskeudes), beban anggaran bulanan berkurang signifikan menjadi Rp1.223.000 per bulan.

Ketua Komisi II DPRD Tuban, Fahmi Fikroni menegaskan, pihak dewan bertindak sebagai jembatan untuk membantu para kepala desa yang terbebani oleh penurunan anggaran desa.

“Kami menjembatani teman-teman dari seluruh kepala desa yang hari ini kami undang ke kantor dewan untuk melakukan renegosiasi terkait jaringan internet tertutup (Metronet) dan jaringan terbuka,” ujar Fahmi Fikroni.

Bendahara DPC PKB Tuban itu menjelaskan bahwa langkah ini diambil atas dasar banyaknya keluhan kepala desa.

“Banyak keluhan dari kepala desa karena anggaran desa saat ini berkurang jauh. Mereka meminta kami menjembatani agar bisa menekan harga pelayanan internet. Harapan kami, pemerintah desa tidak terbebani. Kami juga meminta ICON+ untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan agar tidak ada lagi keluhan jaringan lemot,” tegasnya.

Politisi Dapil 5 Tuban juga menambahkan bahwa penggunaan jaringan tertutup dengan ICON+ wajib dipertahankan demi mematuhi regulasi nasional.

“Kerja sama jaringan tertutup (Metronet) dengan ICON+ ini tidak bisa langsung dihentikan begitu saja karena sudah diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), terutama untuk operasional Siskeudes Link,” jelasnya.

Ketua Papdesi Kabupaten Tuban Mbah Tomo sapaan akrabnya mengonfirmasi, kesepakatan penandatanganan Surat Berlangganan ini sangat membantu keuangan desa mulai bulan depan.

“Hari ini sudah penandatanganan Surat Berlangganan, insyaallah bulan depan sudah tidak membayar tarif lama lagi. Opsi efisiensi Rp1,2 jutaan untuk jaringan privat untuk Siskeudes ini sangat membantu, sedangkan untuk internet publik diserahkan kepada kemampuan desa masing-masing,” ungkapnya.

Sementara itu, Manager Penjualan dan Pemasaran SBU Jawa Timur PT PLN Icon Plus, Arif, memastikan bahwa penyesuaian tarif hasil re-evaluasi operasional ini tidak akan mengurangi kualitas jaringan fiber optik maupun jaminan keamanan data Siskeudes.

“Pihak PLN Icon Plus juga menjamin kecepatan tim teknis di lapangan dalam menangani setiap aduan gangguan sinyal dari pemerintah desa,” Ucap Arif.

Arif juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada
Pemerintah Kabupaten Tuban, khususnya Komisi II DPRD Kabupaten Tuban, atas
kepercayaan dan sinergi yang telah diberikan.

“Kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam mendorong pemerataan akses digital bagi masyarakat Kabupaten Tuban,” tutupnya.

(red/ron)

Terpopuler

Pengendara Honda Vario Tewas Usai Jatuh Menghindari Jalan Rusak di Tuban

Editor

Beranda Tuban – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di wilayah hukum Polres Tuban pada hari Jumat pagi, 01 Agustus 2025. ...

Curi Diesel Traktor di Persawahan Tuban, Pelaku Jual Barang Curian Lewat Facebook, 2 DPO Diburu

Editor

Beranda Tuban – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tuban berhasil mengamankan pelaku pencurian diesel traktor di area persawahan Desa Tengger, ...

Kasus Penipuan Pelunasan Hutang Fiktif dengan SBKKN BRI Tuban, Polisi Tetapkan Dua Tersangka

Editor

Beranda Tuban – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tuban melalui Unit Tindak Pidana Ekonomi mengungkap kasus penipuan berkedok program pelunasan ...

Parenting KB-RA Muslimat NU Salafiyah Merakurak Tuban: Kolaborasi Sekolah dan Orang Tua Lindungi Generasi Emas dari Zat Adiktif

Editor

Beranda Tuban – KB-RA Muslimat NU Salafiyah Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban menggelar kegiatan parenting yang bertujuan untuk memberikan edukasi bagi ...

Rotasi Besar di Pemkab Tuban, 8 Pejabat Tinggi Dilantik Mas Lindra Hari Ini

Editor

Beranda Tuban – Suasana Pendapa Kridha Manunggal, Kamis (31 Juli 2025), terasa khidmat saat Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, memimpin ...

Kecelakaan Maut di Rengel Tuban, Pengendara Asal Bojonegoro Meninggal di Puskesmas

Editor

Beranda Tuban – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi pada Rabu pagi sekitar pukul 06.45 WIB di Jalan Pakah-Soko, Desa Maibit, ...

Tinggalkan komentar