Penulis: Wiwin Khumayroh
Beranda Surabaya – Program magang terus menjadi jembatan penting antara dunia akademik dan dunia kerja. Hal ini ditunjukkan oleh mahasiswa UPN “Veteran” Jawa Timur yang melaksanakan magang mandiri di Badan Kepegawaian Negara (BKN), tepatnya di Kantor Regional II BKN Surabaya.
Kegiatan magang ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kesiapan mahasiswa menghadapi dunia profesional. Selain memperoleh pengalaman kerja secara langsung, mahasiswa juga dilatih untuk mengasah keterampilan teknis, etika kerja, serta memahami dinamika birokrasi pemerintahan.
Baca Juga:
Seiring dengan meningkatnya tuntutan dunia kerja, program magang dinilai semakin penting dalam mencetak sumber daya manusia yang adaptif, kompeten, dan siap terjun di lingkungan profesional.
Sebagai lembaga pemerintah nonkementerian, Badan Kepegawaian Negara memiliki peran vital dalam manajemen aparatur sipil negara (ASN), mulai dari proses pengadaan, pengembangan, hingga pengelolaan data kepegawaian nasional.
Dalam upaya mendukung tata kelola yang transparan dan akuntabel, BKN terus memperkuat sistem informasi serta digitalisasi arsip kepegawaian, termasuk di lingkungan Kantor Regional II Surabaya.
Sejalan dengan hal tersebut, Wiwin Khumayroh, mahasiswa Program Studi Administrasi Publik UPN “Veteran” Jawa Timur, melaksanakan Program Magang Mandiri di Kanreg II BKN Surabaya selama periode 6 Januari hingga 6 Februari 2025.
Selama magang, Wiwin ditempatkan pada Bidang Sistem Informasi dan Digitalisasi. Ia menjalankan tugas utama dalam proses retensi arsip dan penyusutan arsip inaktif pegawai sebagai bagian dari penataan administrasi kepegawaian yang tertib dan sistematis.
Adapun kegiatan yang dilakukan meliputi identifikasi dan pengelompokan arsip inaktif, penerapan Jadwal Retensi Arsip (JRA), serta penyusutan arsip sesuai ketentuan kearsipan yang berlaku. Proses ini merupakan bagian dari agenda rutin instansi yang dilakukan secara berkala.
“Kegiatan penyusutan arsip ini telah rutin dilaksanakan setiap 10 tahun sekali,” ujar salah satu pegawai Kanreg II BKN Surabaya.
Program Magang Mandiri ini menjadi sarana implementasi ilmu administrasi publik yang diperoleh di bangku kuliah ke dalam praktik kerja nyata. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan kontribusi positif bagi instansi dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan arsip dan administrasi kepegawaian.
Melalui program ini, diharapkan tercipta sinergi berkelanjutan antara perguruan tinggi dan instansi pemerintah dalam mencetak sumber daya manusia yang profesional, kompeten, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja. (*)















