Tuban, berandaonline.id – Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tuban Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur berhasil menggagalkan upaya penyelundupan obat-obatan saat layanan kunjungan berlangsung, Kamis (21/5/2026).
Upaya penyelundupan tersebut diketahui dilakukan oleh seorang pengunjung berinisial IS yang gerak-geriknya dicurigai petugas saat berada di area layanan kunjungan Lapas Tuban.
Kecurigaan itu kemudian ditindaklanjuti oleh petugas layanan kunjungan dengan berkoordinasi bersama komandan jaga untuk melakukan pemantauan lebih lanjut melalui kamera pengawas atau CCTV.
Baca Juga:
Dari hasil pemantauan dan analisa situasi, petugas selanjutnya melakukan pemeriksaan ulang terhadap badan dan barang bawaan pengunjung tersebut. Hasilnya, ditemukan sebanyak 177 butir obat-obatan yang diduga akan diselundupkan ke dalam lapas.
Kepala Lapas Tuban, Irwanto Dwi, langsung menugaskan petugas Klinik Pratama Lapas Tuban untuk melakukan identifikasi terhadap obat-obatan yang ditemukan tersebut.
Selain itu, pihak Lapas Tuban juga berkoordinasi dengan Polres Tuban guna proses penanganan dan pendalaman lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku. Hasilnya obat tersebut obat biasa dan bukan jenis narkoba/doble L.
Kendati demikian Irwanto menegaskan, pihaknya akan terus meningkatkan pengawasan dan kewaspadaan, terutama pada layanan kunjungan sebagai langkah menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan lapas.
“Keberhasilan ini merupakan bentuk kesigapan dan sinergitas petugas pengawas layanan kunjungan dalam menjalankan fungsi pengamanan. Kami tidak akan memberikan ruang terhadap segala bentuk upaya penyelundupan barang terlarang ke dalam lapas,” tegasnya.
Ia menambahkan, penggagalan penyelundupan tersebut juga menjadi bagian dari dukungan terhadap 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam upaya pemberantasan narkoba dan penipuan di lingkungan pemasyarakatan.
Pihak Lapas Tuban turut mengimbau seluruh pengunjung agar mematuhi aturan yang berlaku dan tidak mencoba membawa barang-barang terlarang ke dalam area lapas. (Red/Ron)
















