Tuban, berandaonline.id – Upaya meningkatkan nilai ekonomi hasil perikanan terus dilakukan melalui kegiatan Sosialisasi Diversifikasi dan Nilai Tambah Produk Hasil Perikanan yang digelar di Gedung Aisyiyah Tuban, Rabu (10/6/2026). Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Komisi IV DPR RI untuk mendorong penguatan kapasitas masyarakat dalam mengembangkan produk olahan perikanan yang bernilai jual tinggi.
Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Partai Golkar, H. Eko Wahyudi, hadir dalam kegiatan tersebut dan menegaskan pentingnya inovasi dalam pengolahan hasil perikanan agar mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha sektor kelautan dan perikanan di Kabupaten Tuban.
Dalam sosialisasi tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya diversifikasi produk perikanan. Hasil tangkapan maupun budidaya yang selama ini banyak dipasarkan dalam bentuk bahan mentah didorong untuk diolah menjadi produk inovatif yang memiliki daya saing lebih tinggi di pasar.
Baca Juga:
Menurut Eko Wahyudi, Kabupaten Tuban memiliki potensi kelautan dan perikanan yang sangat besar. Namun, potensi tersebut perlu didukung dengan kemampuan masyarakat dalam mengolah, mengemas, dan memasarkan produk agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas.
“Potensi perikanan kita luar biasa. Namun tantangannya adalah bagaimana hasil perikanan ini tidak berhenti sebagai komoditas mentah, tetapi bisa diolah menjadi produk yang memiliki nilai tambah, kemasan yang baik, serta mampu masuk ke pasar yang lebih luas,” ujar Eko Wahyudi.
Bendahara DPD Partai Golkar Jawa Timur itu menambahkan, pengembangan produk olahan perikanan juga berpotensi mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah.
Menurutnya, berbagai inovasi dapat dilakukan untuk meningkatkan nilai jual hasil perikanan, mulai dari produk makanan siap saji, produk beku, hingga aneka olahan kreatif lainnya yang sesuai dengan kebutuhan pasar.
“Dengan inovasi, ikan bisa diolah menjadi berbagai produk seperti makanan siap saji, produk beku, maupun olahan kreatif lainnya. Ini tentu bisa meningkatkan pendapatan keluarga dan membuka lapangan kerja baru,” jelasnya.
Sementara itu, melalui berbagai program penguatan daya saing produk kelautan dan perikanan, KKP terus mendorong pelaku usaha agar mampu menghasilkan produk yang berkualitas, inovatif, serta memenuhi standar dan kebutuhan pasar.
Legislator DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Timur IX tersebut berharap kegiatan sosialisasi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Tuban, khususnya kelompok pengolah dan pemasar hasil perikanan serta UMKM berbasis pangan laut.
“Kami berharap setelah kegiatan ini muncul lebih banyak produk unggulan dari Tuban yang berbahan dasar hasil perikanan. Tidak hanya meningkatkan ekonomi masyarakat, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan daerah,” tutup Eko Wahyudi.
Dengan adanya sosialisasi diversifikasi produk perikanan ini, diharapkan pelaku usaha mampu meningkatkan kreativitas dalam mengolah hasil perikanan sehingga tercipta produk unggulan yang memiliki daya saing, memperluas akses pasar, serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir di Kabupaten Tuban. (Red/Ron)














