Lamongan, berandaonline.id – Di tengah derasnya arus informasi digital dan perkembangan Artificial Intelligence (AI), pelajar tidak cukup hanya menjadi penonton. Mereka dituntut mampu memahami bagaimana sebuah informasi diproduksi, disebarkan, hingga memengaruhi cara masyarakat berpikir.
Pesan itulah yang mengemuka dalam talkshow multimedia “Beyond Journalism” yang digelar Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Pantura Raya di Aula SMKN 1 Lamongan, Kamis (20/8/2026).
Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-28 IJTI tersebut tidak hanya mengenalkan profesi jurnalis kepada para pelajar. Lebih jauh, forum itu menjadi ruang edukasi untuk mendorong generasi muda agar lebih melek media di tengah perkembangan dunia digital yang semakin cepat.
Baca Juga:
Kepala SMKN 1 Lamongan, Supa’at, menilai kegiatan yang digagas IJTI Korda Pantura Raya tersebut sebagai kreativitas jurnalis yang relevan dengan kebutuhan generasi muda saat ini.
Menurutnya, melalui tema Beyond Journalism, para pelajar mendapat kesempatan untuk mengenal lebih dekat bagaimana dunia jurnalistik bekerja dan memahami peran media dalam kehidupan masyarakat.
“Ini sebuah kreativitas jurnalis yang luar biasa, menginspirasi kepada anak-anak. Apalagi dengan tema Beyond Journalism, anak-anak akan dikenalkan tentang jurnalis itu bagaimana,” ujar Supa’at.
Ia mengatakan, dunia jurnalistik tidak hanya berkaitan dengan penyampaian informasi. Jurnalis juga memiliki peran dalam menghibur, mendidik, hingga membentuk cara pandang masyarakat terhadap sebuah persoalan.
“Jadi tidak sekadar sebagai jurnalis yang hanya menyampaikan, menghibur, mendidik, tetapi bagaimana kemudian dia bisa memengaruhi orang lain,” katanya.
Karena itu, Supa’at berharap kegiatan serupa dapat terus digelar pada tahun-tahun berikutnya. Tingginya antusiasme pelajar, termasuk dalam kegiatan lomba presenter, menjadi bukti bahwa dunia penyiaran dan jurnalistik masih memiliki daya tarik besar bagi generasi muda.
Sementara itu, Ketua IJTI Korda Pantura Raya, Moh Mahrus, mengatakan talkshow Beyond Journalism diharapkan dapat memberikan manfaat dan wawasan baru kepada siswa SMA dan SMK, khususnya dalam memahami perkembangan dunia jurnalistik di era digital.
Menurutnya, perkembangan teknologi, termasuk Artificial Intelligence, membuat generasi muda perlu memiliki pemahaman yang lebih baik terhadap dunia media dan informasi.
Para peserta diharapkan mampu menyerap berbagai materi yang disampaikan narasumber serta memahami manfaat mempelajari dunia jurnalistik di tengah perubahan teknologi yang terus berkembang.
“Saya berharap kegiatan ini bisa bermanfaat serta mampu memberi edukasi ilmu pengetahuan tentang perkembangan dunia digital terutama bagi para siswa siswi,” ujar Mahrus.
Apresiasi juga datang dari Kasi SMA/SMK Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Lamongan, Sujito.
Ia menilai kegiatan talkshow yang digelar IJTI Korda Pantura Raya memberikan tambahan pengetahuan bagi pelajar tentang dunia media dan jurnalistik.
“Saya sangat sependapat. Teman-teman IJTI kegiatannya luar biasa, memberikan satu pengetahuan kepada anak-anak terkait dengan kegiatan talkshow,” kata Sujito.
Menurutnya, edukasi tentang media penting agar pelajar memiliki wawasan yang lebih luas dan mampu memahami berbagai informasi yang disajikan melalui beragam platform.
Sujito bahkan berharap pada peringatan HUT IJTI ke-29 mendatang, kegiatan edukatif untuk pelajar dapat dikembangkan dengan konsep yang lebih beragam.
“Selain lomba presenter, tahun yang akan datang mungkin ditambah kegiatan-kegiatan lain yang mendukung anak-anak memahami tentang media,” tuturnya. (Red/Ron)














