PT Stumbun Raya Asri Mundur dari SIG Tuban, 105 Pekerja Ancam Demo Tuntut Gaji Perdana

Editor

Berita

105 karyawan PT Stumbun Raya Asri belum menerima gaji sejak 7 Februari. (Foto/dok. Istimewa)

Beranda Tuban – Sebanyak 105 karyawan kebersihan PT Stumbun Raya Asri mendatangi kantor perusahaan mereka untuk menuntut pembayaran gaji perdana yang hingga kini belum diterima. Upah yang seharusnya dibayarkan pada 7 Februari tersebut molor beberapa hari dan memicu keresahan di kalangan pekerja.

PT Stumbun Raya Asri sebelumnya diketahui sebagai pemenang tender Paket 2 jasa kebersihan di lingkungan kerja Semen Indonesia Grup (SIG) Pabrik Tuban. Ironisnya, pada minggu-minggu awal masa kontrak, para pekerja justru belum menerima gaji atas pekerjaan yang telah dijalani selama sebulan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, PT Stumbun Raya Asri telah mengundurkan diri sebagai vendor di SIG Tuban. Meski demikian, para pekerja secara hukum masih berstatus sebagai karyawan perusahaan tersebut.

Ketua PUK Persatuan Pekerja PT Semen Indonesia sekaligus Sekretaris Konsulat Cabang Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kabupaten Tuban, Sohib Busy Syaefi, menegaskan bahwa gaji merupakan hak normatif pekerja yang wajib dibayarkan tepat waktu.

“Gaji perdana seharusnya dibayarkan 7 Februari. Perusahaan sempat meminta waktu hingga Kamis, tetapi sampai sekarang belum juga direalisasikan. Karena itu kami mendatangi pihak perusahaan untuk meminta kepastian,” ujarnya.

Dalam pertemuan antara pekerja dan manajemen, lanjut Sohib, perusahaan menyatakan kesanggupan membayar gaji pada Selasa mendatang. Ia juga menyebut, pemilik perusahaan sebelumnya ingin tetap bekerja sama dengan SIG Tuban, namun akhirnya harus mengundurkan diri dari proyek tersebut.

Sohib menyoroti alasan perusahaan terkait kendala administratif, termasuk belum rampungnya dokumen akta notaris yang disebut menjadi penyebab keterlambatan pembayaran upah.

“Bagaimana perusahaan yang belum siap secara finansial bisa lolos tender?” tegasnya.

Akibat persoalan ini, para pekerja memutuskan mogok kerja sejak Kamis lalu. Selain gaji belum dibayarkan, mereka juga belum terdaftar dalam BPJS Ketenagakerjaan, sehingga dinilai berisiko apabila terjadi kecelakaan kerja.

“Jika sampai hari Rabu tidak dibayarkan gajinya, akan kami gelar demo,” ancam perwakilan pekerja.

Sementara itu, Kepala Disnakerin Kabupaten Tuban, Rohman Ubait, membenarkan bahwa PT Stumbun Raya Asri telah mengundurkan diri sebagai vendor di SIG Tuban. Pihaknya telah memanggil manajemen SIG untuk membahas penyelesaian persoalan tersebut.

“Upah itu bersifat mutlak. Jika tidak segera diselesaikan, bisa memicu gejolak dan berdampak pada citra perusahaan,” ujarnya.

Rohman mendesak manajemen Semen Indonesia Grup segera mengambil langkah konkret, baik melalui talangan sementara maupun percepatan penunjukan vendor pengganti. Ia menegaskan, meski proses pengalihan pekerjaan membutuhkan waktu, pembayaran hak pekerja tidak boleh tertunda.

Selain itu, Disnakerin juga meminta agar sistem tender dievaluasi secara menyeluruh agar pemenang lelang benar-benar memiliki kesiapan teknis dan finansial.

“Ke depan harus lebih selektif, profesional, dan berhati-hati agar persoalan serupa tidak terulang,” katanya.

Rohman menyebut, pihak SIG telah berkomitmen menyelesaikan pembayaran gaji paling lambat dalam satu hingga dua hari ke depan. Diharapkan, setelah hak pekerja dipenuhi, situasi kembali kondusif dan tidak berujung pada aksi demonstrasi lanjutan. (*)

Terpopuler

Pengendara Honda Vario Tewas Usai Jatuh Menghindari Jalan Rusak di Tuban

Editor

Beranda Tuban – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di wilayah hukum Polres Tuban pada hari Jumat pagi, 01 Agustus 2025. ...

Curi Diesel Traktor di Persawahan Tuban, Pelaku Jual Barang Curian Lewat Facebook, 2 DPO Diburu

Editor

Beranda Tuban – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tuban berhasil mengamankan pelaku pencurian diesel traktor di area persawahan Desa Tengger, ...

Kasus Penipuan Pelunasan Hutang Fiktif dengan SBKKN BRI Tuban, Polisi Tetapkan Dua Tersangka

Editor

Beranda Tuban – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tuban melalui Unit Tindak Pidana Ekonomi mengungkap kasus penipuan berkedok program pelunasan ...

Parenting KB-RA Muslimat NU Salafiyah Merakurak Tuban: Kolaborasi Sekolah dan Orang Tua Lindungi Generasi Emas dari Zat Adiktif

Editor

Beranda Tuban – KB-RA Muslimat NU Salafiyah Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban menggelar kegiatan parenting yang bertujuan untuk memberikan edukasi bagi ...

Rotasi Besar di Pemkab Tuban, 8 Pejabat Tinggi Dilantik Mas Lindra Hari Ini

Editor

Beranda Tuban – Suasana Pendapa Kridha Manunggal, Kamis (31 Juli 2025), terasa khidmat saat Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, memimpin ...

Kecelakaan Maut di Rengel Tuban, Pengendara Asal Bojonegoro Meninggal di Puskesmas

Editor

Beranda Tuban – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi pada Rabu pagi sekitar pukul 06.45 WIB di Jalan Pakah-Soko, Desa Maibit, ...

Tinggalkan komentar