Beranda Tuban – Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban melantik sejumlah pejabat Pengganti Antar Waktu (PAW) di lingkungan kampus, Jumat (6/3/2026). Pelantikan yang berlangsung di Hall Lantai 2 Gedung Rektorat tersebut menjadi bagian dari proses regenerasi kepemimpinan sekaligus memberikan kepercayaan kepada generasi muda untuk mengisi posisi strategis di perguruan tinggi.
Dalam prosesi tersebut, Riska Andriani, M.Si resmi dilantik sebagai Wakil Rektor II Unirow Tuban menggantikan Dr. Yudi Supiyanto, M.Pd yang saat ini menjabat sebagai anggota PPLP PT PGRI Tuban.
Selain itu, Hesti Kumiahu, M.Si juga dikukuhkan sebagai Ketua Program Studi Biologi. Posisi yang sebelumnya diemban Hesti sebagai Kepala Pusat Penguatan Inovasi Unirow kini digantikan oleh Sri Cacik, M.Pd.
Baca Juga:
Pada kesempatan yang sama, Susi Ernawati, S.Pd turut dilantik sebagai Kepala Sub Bidang Pembayaran Pengeluaran Unirow.
Pelantikan tersebut dilakukan langsung oleh Rektor Unirow Tuban, Prof. Dr. Warli, M.Pd dan disaksikan oleh Ketua, anggota, serta pengawas PPLP PT PGRI Tuban, bersama para pejabat struktural di lingkungan kampus.
Prof. Warli menegaskan bahwa regenerasi kepemimpinan merupakan langkah penting untuk menjaga keberlanjutan institusi. Menurutnya, posisi Wakil Rektor II memiliki peran strategis karena berkaitan langsung dengan pengelolaan sumber daya dan administrasi perguruan tinggi.
“Regenerasi ini penting karena yang dilantik menempati posisi strategis,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa kesempatan yang diberikan kepada generasi muda untuk menduduki jabatan inti bertujuan agar mereka memiliki pengalaman dalam kepemimpinan dan manajemen perguruan tinggi.
Namun demikian, Prof. Warli mengingatkan bahwa tantangan yang dihadapi pejabat baru tidak ringan. Perubahan regulasi pendidikan tinggi yang terus berkembang menuntut pengelola perguruan tinggi untuk adaptif dan memiliki integritas yang kuat.
“Kerja keras dan kerja ikhlas harus dilakukan. Mengelola perguruan tinggi tidak mudah karena regulasi selalu berubah,” katanya.
Ia juga berpesan agar generasi muda tidak ragu belajar serta meminta masukan dari para senior yang lebih berpengalaman.
Rektor Unirow juga berharap para pejabat senior di lingkungan kampus dapat menjadi mentor bagi pejabat baru sehingga proses regenerasi kepemimpinan berjalan optimal.
“Jika dalam perjalanan ada kekeliruan, mohon diingatkan. Ini adalah proses pembelajaran bagi generasi penerus yang kelak akan memimpin Unirow,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua PPLP PT PGRI Tuban, H. Sudjarwoto, SH., S.Pd., MM., M.Hum menyoroti bahwa seluruh pejabat yang dilantik merupakan perempuan dan masih tergolong muda.
Ia berharap kepercayaan tersebut dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta menjadi motivasi bagi generasi muda untuk berani mengambil peran dalam kepemimpinan.
“Semua yang dilantik hari ini perempuan dan masih muda. Jangan takut menghadapi tantangan. Kami di PPLP selalu memikirkan siapa yang akan melanjutkan organisasi ke depan, dan tentu generasi mudalah yang harus mengambil peran,” tegasnya.
Sudjarwoto juga menekankan pentingnya kepemimpinan yang humanis dalam menghadapi berbagai persoalan strategis di lingkungan perguruan tinggi.
Ia meminta para pejabat baru segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja, serta tidak ragu belajar dari para mentor yang lebih berpengalaman.
Bagi Unirow, pelantikan ini sekaligus menjadi bentuk komitmen kampus dalam menyiapkan kader pemimpin masa depan melalui peningkatan kualifikasi akademik, pengalaman manajerial, serta integritas dalam pengelolaan perguruan tinggi. (*)















