1.711 Koperasi Ada di Tuban, Tapi Baru 1.038 yang Aktif: Bupati Lindra Dorong Koperasi Tak Sekadar Berdiri 

Editor

Berita

Hari Koperasi Nasional ke-79, Bupati Lindra Ingin Koperasi Tuban Jadi Mesin Ekonomi Masyarakat. (Foto/dok.istimewa)

Tuban, berandaonline.id – Banyaknya koperasi belum otomatis membuat gerakan ekonomi kerakyatan berjalan maksimal. Di Kabupaten Tuban, dari total 1.711 koperasi yang tercatat, baru 1.038 koperasi yang aktif dan rutin melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT).

Kondisi tersebut menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Tuban. Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky mendorong koperasi tidak hanya eksis secara administratif, tetapi benar-benar hidup, memiliki kegiatan usaha, serta memberikan manfaat nyata bagi anggotanya.

Pesan tersebut disampaikan Lindra saat memberangkatkan peserta Koperasi Merdeka Funwalk di Alun-alun Tuban, Jumat (14/8/2026).

Menurutnya, koperasi memiliki posisi strategis dalam memperkuat perekonomian masyarakat. Karena itu, keberadaan koperasi harus diikuti aktivitas yang mampu menjawab kebutuhan anggota dan perkembangan ekonomi masyarakat.

“Koperasi ini harus bisa menjadi salah satu ujung tombak dalam meningkatkan perekonomian masyarakat. Bukan hanya sekadar ada, tetapi harus aktif dan memberikan manfaat bagi anggotanya,” ujar Lindra.

Lindra menegaskan, penguatan koperasi tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial maupun keberadaan organisasi di atas kertas.

Menurutnya, koperasi yang telah berjalan harus terus dikembangkan. Sementara koperasi yang belum aktif perlu didorong agar kembali menjalankan kegiatan dan memberikan manfaat kepada anggotanya.

“Kita ingin koperasi di Tuban semakin berdaya. Koperasi yang sudah berjalan harus terus dikembangkan, sementara yang belum aktif perlu didorong agar bisa kembali bergerak,” imbuhnya.

Persoalan koperasi tidak aktif menjadi pekerjaan rumah tersendiri karena koperasi pada dasarnya dibangun dengan semangat meningkatkan kesejahteraan anggotanya.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Diskopumdag) Kabupaten Tuban, Gunadi, mengungkapkan saat ini terdapat 1.711 koperasi di wilayah Tuban.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.038 koperasi tercatat aktif dan rutin melaksanakan RAT.

Artinya, masih terdapat 673 koperasi yang perlu mendapat perhatian agar dapat kembali menjalankan aktivitas secara optimal.

Gunadi mengatakan koperasi yang belum rutin melaksanakan RAT akan dievaluasi. Pemerintah tidak langsung memberikan penilaian, tetapi terlebih dahulu mencari tahu penyebab koperasi tersebut tidak aktif.

“Kita evaluasi, kita cermati, kita teliti kenapa mereka tidak melakukan RAT. Kemudian nanti kita adakan pembinaan, kita adakan motivasi, sehingga koperasi ini punya greget kembali untuk beraktivitas,” ujarnya.

Menurut Gunadi, evaluasi tersebut penting agar pembinaan yang diberikan benar-benar sesuai dengan persoalan masing-masing koperasi.

Momentum Hari Koperasi Nasional ke-79 juga dimanfaatkan Pemkab Tuban untuk kembali menggelorakan gerakan koperasi.

Gunadi mengatakan koperasi merupakan salah satu soko guru perekonomian nasional. Karena itu, koperasi diharapkan kembali mengambil peran sebagai penopang ekonomi masyarakat.

Penguatan koperasi tersebut juga dikaitkan dengan tema Hari Koperasi Nasional ke-79, yakni “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya.”

Di sisi lain, munculnya program strategis nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dinilai menjadi momentum baru untuk menghidupkan kembali semangat berkoperasi di tingkat masyarakat.

“Paling tidak sekarang ini ada program strategis nasional yang namanya KDKMP, itu juga menggelorakan gerakan koperasi,” kata Gunadi.

Ia berharap koperasi yang selama ini telah aktif dapat semakin berkembang dan meningkatkan manfaat bagi anggotanya.

Sedangkan koperasi yang belum berjalan optimal diminta tidak tinggal diam. Evaluasi internal dan pembenahan organisasi perlu dilakukan agar koperasi kembali memiliki aktivitas yang jelas.

“Harapannya koperasi yang sudah jalan, yang sudah bergerak, ini semakin maju. Yang belum, ini juga mulai mengevaluasi diri, introspeksi diri untuk bisa membenahi supaya bisa jalan,” pungkasnya.

(Red/Ron) 

Terpopuler

Pengendara Honda Vario Tewas Usai Jatuh Menghindari Jalan Rusak di Tuban

Editor

Beranda Tuban – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di wilayah hukum Polres Tuban pada hari Jumat pagi, 01 Agustus 2025. ...

Curi Diesel Traktor di Persawahan Tuban, Pelaku Jual Barang Curian Lewat Facebook, 2 DPO Diburu

Editor

Beranda Tuban – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tuban berhasil mengamankan pelaku pencurian diesel traktor di area persawahan Desa Tengger, ...

Kasus Penipuan Pelunasan Hutang Fiktif dengan SBKKN BRI Tuban, Polisi Tetapkan Dua Tersangka

Editor

Beranda Tuban – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tuban melalui Unit Tindak Pidana Ekonomi mengungkap kasus penipuan berkedok program pelunasan ...

Parenting KB-RA Muslimat NU Salafiyah Merakurak Tuban: Kolaborasi Sekolah dan Orang Tua Lindungi Generasi Emas dari Zat Adiktif

Editor

Beranda Tuban – KB-RA Muslimat NU Salafiyah Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban menggelar kegiatan parenting yang bertujuan untuk memberikan edukasi bagi ...

Rotasi Besar di Pemkab Tuban, 8 Pejabat Tinggi Dilantik Mas Lindra Hari Ini

Editor

Beranda Tuban – Suasana Pendapa Kridha Manunggal, Kamis (31 Juli 2025), terasa khidmat saat Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, memimpin ...

Kecelakaan Maut di Rengel Tuban, Pengendara Asal Bojonegoro Meninggal di Puskesmas

Editor

Beranda Tuban – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi pada Rabu pagi sekitar pukul 06.45 WIB di Jalan Pakah-Soko, Desa Maibit, ...

Tinggalkan komentar