Di Tengah Wayang Kulit HUT RI, DPR RI Eko Wahyudi Ajak Warga Tuban Do’akan Korban Gempa NTT 

Editor

Berita

Selain menyampaikan doa untuk korban gempa NTT, Eko juga mengajak masyarakat menjadikan kegiatan kebudayaan sebagai ruang untuk mempererat silaturahmi dan menjaga persatuan.(foto/dok.TA)

Tuban, berandaonline.id – Di tengah meriahnya pagelaran wayang kulit dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sebuah ajakan kepedulian datang dari Anggota Komisi IV DPR RI, Eko Wahyudi.

Saat hadir di Lapangan Desa Sidotentrem, Kecamatan Bangilan, Kabupaten Tuban, Kamis malam (20/8/2026), Eko mengajak masyarakat untuk sejenak menundukkan kepala dan mendoakan saudara-saudara yang menjadi korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Menurut Eko, perayaan kemerdekaan dan hiburan rakyat tidak seharusnya membuat masyarakat melupakan kepedulian terhadap sesama, terutama warga yang sedang menghadapi musibah.

“Di tengah kita menikmati pagelaran wayang kulit malam ini, mari kita sejenak mendoakan saudara-saudara kita yang menjadi korban gempa di NTT. Semoga mereka diberikan kekuatan, keselamatan, dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini,” ujar Eko Wahyudi.

Pagelaran wayang kulit yang menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-81 RI tersebut berlangsung meriah dan mendapat antusiasme masyarakat.

Namun, di tengah suasana kebersamaan itu, Eko Wahyudi mengingatkan bahwa rasa persaudaraan sebagai sesama anak bangsa tidak mengenal batas wilayah.

Musibah yang terjadi di NTT, menurut Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar dari Daerah Pemilihan Jawa Timur IX Tuban-Bojonegoro itu, menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian dan semangat gotong royong.

Ia juga menyampaikan rasa duka dan keprihatinan kepada masyarakat yang terdampak gempa.

Eko berharap proses penanganan serta pemulihan pascabencana dapat berjalan dengan baik. Selain itu, kebutuhan masyarakat yang terdampak diharapkan dapat segera terpenuhi.

“Semoga para korban yang meninggal dunia mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, dan seluruh masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan untuk bangkit kembali,” tuturnya.

Menurut Eko, Indonesia memiliki kekuatan besar dalam menghadapi berbagai persoalan karena masyarakatnya memiliki semangat kebersamaan dan gotong royong.

Karena itu, kepedulian terhadap masyarakat yang tertimpa bencana di daerah lain menjadi bagian penting dari semangat persatuan bangsa.

“Indonesia adalah bangsa yang kuat karena memiliki semangat gotong royong. Mari kita terus jaga kepedulian dan persaudaraan, serta bersama-sama mendoakan saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” pungkasnya.

Selain menyampaikan doa untuk korban gempa NTT, Eko juga mengajak masyarakat menjadikan kegiatan kebudayaan sebagai ruang untuk mempererat silaturahmi dan menjaga persatuan.

Pagelaran wayang kulit, menurutnya, bukan hanya menjadi hiburan rakyat, tetapi juga dapat menjadi ruang pertemuan masyarakat untuk memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial. 

(Red/Ron) 

Terpopuler

Pengendara Honda Vario Tewas Usai Jatuh Menghindari Jalan Rusak di Tuban

Editor

Beranda Tuban – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di wilayah hukum Polres Tuban pada hari Jumat pagi, 01 Agustus 2025. ...

Curi Diesel Traktor di Persawahan Tuban, Pelaku Jual Barang Curian Lewat Facebook, 2 DPO Diburu

Editor

Beranda Tuban – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tuban berhasil mengamankan pelaku pencurian diesel traktor di area persawahan Desa Tengger, ...

Kasus Penipuan Pelunasan Hutang Fiktif dengan SBKKN BRI Tuban, Polisi Tetapkan Dua Tersangka

Editor

Beranda Tuban – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tuban melalui Unit Tindak Pidana Ekonomi mengungkap kasus penipuan berkedok program pelunasan ...

Parenting KB-RA Muslimat NU Salafiyah Merakurak Tuban: Kolaborasi Sekolah dan Orang Tua Lindungi Generasi Emas dari Zat Adiktif

Editor

Beranda Tuban – KB-RA Muslimat NU Salafiyah Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban menggelar kegiatan parenting yang bertujuan untuk memberikan edukasi bagi ...

Rotasi Besar di Pemkab Tuban, 8 Pejabat Tinggi Dilantik Mas Lindra Hari Ini

Editor

Beranda Tuban – Suasana Pendapa Kridha Manunggal, Kamis (31 Juli 2025), terasa khidmat saat Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, memimpin ...

Kecelakaan Maut di Rengel Tuban, Pengendara Asal Bojonegoro Meninggal di Puskesmas

Editor

Beranda Tuban – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi pada Rabu pagi sekitar pukul 06.45 WIB di Jalan Pakah-Soko, Desa Maibit, ...

Tinggalkan komentar