Tuban, berandaonline.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet Kabupaten Tuban. Dua cabang olahraga bela diri, yakni gulat dan Shorinji Kempo, sukses bertabur medali pada ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jawa Timur 2026.
Tak tanggung-tanggung, kontingen Tuban berhasil mengoleksi total 39 medali, terdiri dari 23 medali dari cabang gulat dan 16 medali dari cabang Shorinji Kempo, sekaligus mempertegas kualitas pembinaan atlet olahraga prestasi di Bumi Wali.
Pada Kejurprov Gulat Jawa Timur kategori Pemula, Kadet, dan Remaja yang berlangsung di GOR Diknas Kabupaten Mojokerto pada 12–14 Juni 2026, atlet gulat Tuban tampil impresif dengan meraih 5 medali emas, 9 medali perak, dan 9 medali perunggu.
Baca Juga:
Dari kategori Pemula, medali emas dipersembahkan Putra Kurniawan Al Havy kelas 34 kilogram dan Muhammad Rizal Ardiansyah kelas 29 kilogram. Sementara kategori Kadet menjadi lumbung medali dengan tambahan emas dari Sandry Januarta Gulo kelas 48 kilogram dan Dwi Intan kelas 61 kilogram.
Tak hanya itu, Dwi Intan juga mencatat prestasi istimewa dengan dinobatkan sebagai Pegulat Terbaik Putri Kejurprov Jawa Timur 2026.
Pembina Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Kabupaten Tuban, Nur Khamid, mengaku bangga atas perjuangan para atlet yang mampu bersaing dengan ratusan peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur.
“Prestasi ini merupakan hasil kerja keras atlet, pelatih, dan dukungan semua pihak. Kami berharap capaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pembinaan atlet gulat di Kabupaten Tuban,” ujarnya.
Keberhasilan juga datang dari cabang olahraga Shorinji Kempo. Pada Kejuaraan Shorinji Kempo Provinsi Jawa Timur Piala Wali Kota Surabaya 2026 yang digelar di GOR Gelora Bung Tomo Surabaya pada 14–16 Juni 2026, kontingen Tuban berhasil membawa pulang 7 medali emas, 6 medali perak, dan 3 medali perunggu.
Ketua Pengkab Perkemi Tuban, Hari Winarko, menyebut capaian tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan atlet kempo di Tuban berjalan dengan baik dan mampu bersaing di level provinsi.
“Alhamdulillah, para atlet mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya. Mereka tampil dengan semangat juang tinggi dan berhasil bersaing dengan atlet-atlet terbaik dari berbagai daerah di Jawa Timur,” katanya.
Sejumlah atlet menjadi penyumbang medali emas, di antaranya Bushido Ajie Saputra yang meraih dua emas pada nomor Tandoku Putra Kyu I Remaja B dan Randori Putra kelas 65 kilogram. Selain itu, Lutfi Rizki Wahyu Utama, Sabrina Nasikhatul Husna, Kaysha Cahyani Syam Soraya, Shafa Hermawan, dan Antonius Dwiyanto Agun juga sukses menyumbangkan medali emas untuk Tuban.
Atas rentetan prestasi tersebut, Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky memberikan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, dan pengurus cabang olahraga yang telah mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi.
Menurutnya, capaian yang diraih menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga prestasi yang dilakukan cabang olahraga bersama KONI dan Disbudporapar Tuban berjalan efektif dalam melahirkan atlet-atlet potensial.
“Prestasi ini menjadi modal penting dalam menyiapkan atlet-atlet yang mampu bersaing di level lebih tinggi. Kami berharap para atlet terus berlatih dan meningkatkan kemampuan untuk meraih prestasi yang lebih gemilang,” ungkapnya.
Keberhasilan meraih total 39 medali dari dua kejuaraan provinsi tersebut semakin mengukuhkan Kabupaten Tuban sebagai salah satu daerah yang konsisten melahirkan atlet-atlet berprestasi di cabang olahraga bela diri. Capaian ini juga menjadi inspirasi bagi generasi muda Tuban untuk terus berlatih dan mengharumkan nama daerah melalui prestasi olahraga. (Red/Ron)
















