Tuban, berandaonline.id – SMK Abdi Negara Tuban menggelar kegiatan penyusunan dan pengembangan konten pembelajaran pada Jumat (23/10/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB hingga selesai ini diikuti seluruh guru dan staf sekolah. Tujuannya adalah meningkatkan kemampuan tenaga pendidik dalam menyiapkan materi ajar yang berkualitas, relevan, dan sesuai kebutuhan dunia kerja.
Kegiatan ini merupakan lanjutan dari program Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) Kinerja yang dilaksanakan sekolah secara terukur. Di jenjang SMK, program BOSP Kinerja mencakup penguatan mutu pembelajaran, digitalisasi sekolah, hingga penyebarluasan praktik baik.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber nasional dari fasilitator Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI, Ikhwan Fahrudin. Ia membimbing para peserta menyusun dan mengembangkan konten pembelajaran yang terstruktur, kontekstual, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Baca Juga:
Kepala SMK Abdi Negara Tuban, Uswatun Hasanah, menyampaikan bahwa kegiatan ini bagian dari komitmen sekolah untuk terus meningkatkan mutu pembelajaran secara berkelanjutan.
“Kegiatan ini adalah tindak lanjut dari program BOSP Kinerja yang kami laksanakan dengan terukur. Sebagai sekolah kejuruan, kami dituntut selalu menyesuaikan pembelajaran dengan perkembangan dunia usaha dan dunia industri. Karena itu, guru perlu terus mengembangkan konten pembelajaran agar siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga siap menghadapi tantangan dunia kerja. Kami berterima kasih atas kehadiran narasumber yang telah berbagi ilmu dan pengalaman,” ujar Uswatun Hasanah.
Sementara itu, Ikhwan Fahrudin menegaskan bahwa konten pembelajaran yang baik lahir dari perencanaan yang matang dan pemahaman mendalam terhadap kebutuhan peserta didik.
“Konten pembelajaran bukan sekadar kumpulan materi, tetapi rancangan pengalaman belajar yang harus terarah, bermakna, dan mudah dipahami siswa. Guru perlu terus berinovasi dan memanfaatkan teknologi secara bijak agar pembelajaran semakin hidup dan relevan. Saya melihat semangat guru dan staf di sini sangat baik, dan itu menjadi modal penting untuk perubahan,” kata Ikhwan, yang di tahun 2025 bertugas di Kabupaten Lamongan Jawa Timur.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui pemaparan materi, diskusi, dan praktik langsung. Para guru bersama-sama merancang dan mengembangkan konten pembelajaran sesuai mata pelajaran dan kompetensi keahlian masing-masing.
Melalui kegiatan ini, SMK Abdi Negara Tuban berharap tercipta budaya kolaborasi dan inovasi di lingkungan sekolah. Konten pembelajaran yang dihasilkan juga diharapkan dapat dibagikan sebagai praktik baik, sehingga kualitas pembelajaran meningkat dan lulusan semakin siap bersaing.
(red/ron)














