Tuban, berandaonline.id – Teras rumah warga di Jalan Kumala, Perum Bukit Karang, Kelurahan Karang, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, tak lagi sekadar menjadi ruang depan rumah.
Saat malam minggu tiba, sejumlah teras berubah menjadi lapak kuliner yang ikut membuka peluang tambahan penghasilan bagi warga melalui geliat Kampung Kuliner.
Menu yang tersaji cukup menggiurkan. Mulai dari nasi bakar aromatik dan lontong gule kacang ijo yang kaya rempah, hingga aneka kudapan tradisional serta minuman segar kekinian.
Baca Juga:
Penggagas Kampung Kuliner, Suwanto, menjelaskan bahwa inovasi ini lahir dari keinginan mengoptimalkan potensi kuliner warga sekaligus menghidupkan suasana lingkungan saat akhir pekan.
“Niatnya mengumpulkan warga tapi bisa menghasilkan. Selain itu, kampung jadi ramai dan lebih terjaga,” ujar Suwanto di sela-sela melayani pembeli, Sabtu (12/9/2026).
Dampak dari inisiatif ini tidak hanya terasa pada perputaran roda ekonomi keluarga. Kehadiran lapak kuliner yang diiringi lalu lalang pengunjung secara tidak langsung menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Lurah Karang, Achmad Sofyan Rahmansyah, mengapresiasi ketika meninjau langsung aktivitas warga di Jalan Kumala.
Menurutnya, pemanfaatan teras rumah sangat efisien menekan permodalan karena warga tak perlu menanggung biaya sewa tempat.
“Ini inovasi luar biasa karena dapat meningkatkan ekonomi warga,” tutur Sofyan.
Meski saat ini baru beroperasi setiap Sabtu malam, Sofyan berharap model pemberdayaan ini dapat menginspirasi dan direplikasi oleh wilayah lain di Tuban.
Yanto, salah satu warga setempat, gembira dan menikmati suasana di Jalan Kumala saat malam minggu. Dia bersama keluarganya kini memiliki alternatif tempat bersantai yang terjangkau.
“Kampung kuliner menu lengkap, rasanya enak, dan murah,” pungkasnya.
(red/ron)














