Beranda Tuban – Idaroh Syu’biyah Jam’iyyah Ahlith Thoriqoh Al Mu’tabaroh An Nahdliyyah (JATMAN) Kabupaten Tuban bersama Idaroh Wustho JATMAN Jawa Timur menggelar agenda akbar Halal Bihalal yang dihadiri ratusan jamaah, warga Nahdliyin, serta kaum muslimin dari berbagai wilayah, Selasa (31/3/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Masjid KH Hasyim Asy’ari LPI BAS/Ma’had Bahrul Huda Tuban ini menghadirkan dua ulama kharismatik, yakni KH Fathul Huda dan KH Chalwani Nawawi.
Dalam sambutannya, KH Fathul Huda menyampaikan apresiasi atas antusiasme jamaah yang hadir. Ia menegaskan bahwa kegiatan Halal Bihalal ini bukan sekadar ajang silaturahmi dan mendengarkan tausiyah, melainkan menjadi momentum untuk merenungi pentingnya mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Baca Juga:
“Yang kita harapkan bukan hanya menerima tausiyah, tapi mampu merenungkan bahwa jalur langit itu jauh lebih hebat daripada jalur darat,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya perubahan pola pikir dalam menjalani kehidupan. Menurutnya, keberhasilan sejati tidak hanya ditentukan oleh modal, jaringan, atau profesionalitas, melainkan sejauh mana seseorang menggantungkan harapannya kepada Allah SWT.
“Di dunia ini hanya ada dua, Khaliq dan makhluk. Allah yang menciptakan, dan kita yang diciptakan. Yang tahu kebutuhan kita adalah Allah. Maka mintalah kepada Allah, baru kemudian kita berusaha,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa segala sesuatu yang tidak diawali dengan doa akan kehilangan keberkahan. Ia pun mengajak jamaah untuk menyerahkan setiap persoalan kepada Allah sebagai bentuk tawakal.
“Barang siapa menyerahkan masalahnya kepada Allah, pasti akan dicukupi oleh Allah,” tambahnya.
Sementara itu, dalam tausiyahnya, KH Chalwani Nawawi mengajak jamaah meneladani ajaran Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari. Ia menyampaikan bahwa terdapat empat sifat utama yang menjadi kunci keselamatan lahir dan batin.
“Barang siapa yang ingin dijamin aman lahir batin oleh Allah dan mendapatkan petunjuk-Nya, maka harus memiliki empat sifat,” tuturnya.
Keempat sifat tersebut yakni bersyukur saat mendapatkan nikmat, bersabar saat diuji, meminta maaf saat berbuat salah, serta memaafkan ketika disakiti.
Kegiatan Halal Bihalal JATMAN ini diharapkan mampu mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus menjadi penguat spiritual bagi jamaah dalam menjalani kehidupan sehari-hari. (red/ron)














